SPMB SMA/SMK Kaltim 2026 Terganggu, Lonjakan Akses Jadi Pemicu
- 22 Jun 2026 12:30 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK Negeri di Kalimantan Timur tahun ajaran 2026/2027 mengalami gangguan pada hari pertama pendaftaran daring, Senin 22 Juni 2026. Lonjakan akses secara bersamaan membuat portal pendaftaran tidak berjalan optimal dan sempat sulit diakses oleh masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur, Armin, menyebut kondisi tersebut terjadi karena tingginya jumlah pendaftar yang masuk dalam waktu bersamaan pada sistem yang sama. Tim teknis saat ini telah dikerahkan untuk melakukan pemulihan layanan agar pendaftaran dapat kembali berjalan normal.
“Karena tingginya pendaftaran maka ada sedikit gangguan, sistem sempat drop. Kami sudah mendapat laporan dan tim teknis sedang bekerja,” ujar Armin.
Ia menegaskan, perbaikan dilakukan segera sejak laporan gangguan diterima pada pagi hari. Pemerintah daerah juga memastikan proses pendaftaran tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni hingga 24 Juni 2026 untuk tahap pertama.
Di lapangan, sejumlah orang tua dan calon siswa mengeluhkan akses situs yang lambat hingga gagal memuat halaman saat proses pengunggahan berkas. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran karena waktu pendaftaran yang relatif singkat.
Meski demikian, Disdikbud Kaltim meminta masyarakat tetap tenang dan mencoba mengakses sistem secara berkala. Lonjakan trafik diperkirakan menjadi faktor utama gangguan, terutama pada jam-jam awal pembukaan pendaftaran.
“Kami imbau masyarakat tidak panik, karena proses pendaftaran masih berjalan dan tim teknis terus melakukan perbaikan,” kata Armin.
Pemerintah juga mengingatkan calon peserta didik untuk menyiapkan seluruh dokumen persyaratan dalam bentuk digital sebelum melakukan pendaftaran ulang saat sistem kembali stabil. Dokumen seperti Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Kartu Keluarga, serta ijazah atau Surat Keterangan Lulus diminta dipastikan valid dan siap unggah.
Selain itu, Disdikbud menyarankan masyarakat untuk mengakses portal pada waktu yang tidak terlalu padat guna mengurangi beban trafik sistem. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar proses pendaftaran selama masa SPMB berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....