Satu Tahun Sekolah Rakyat, Orang Tua Rasakan Perubahan Positif Sang Anak
- 21 Jun 2026 19:42 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 58 Samarinda tidak hanya mengubah pola belajar siswa, tetapi juga membentuk kemandirian mereka. Perubahan itu dirasakan langsung oleh para wali murid setelah anak-anak menjalani pendidikan berasrama selama satu tahun terakhir.
Salah satunya dirasakan Siah, orang tua siswa Sekolah Dasar (SD) SRT 58 Samarinda. Menurutnya, perubahan paling terasa adalah sikap mandiri yang kini mulai tumbuh dalam diri sang anak. Selain itu, aktivitas sehari-hari yang teratur membuat anak lebih disiplin dibanding sebelumnya.
"Alhamdulillah sekarang lebih mandiri. Di sekolah rakyat dia fokus belajar, semua teratur. Ada jadwal makan, belajar, salat, mengaji. Lingkungannya juga mendukung anak-anak untuk jadi lebih baik," ucapnya, dikutip pada Minggu, 21 Juni 2026.
Siah menjelaskan, anaknya masuk Sekolah Rakyat melalui pendataan keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Dari program tersebut, keluarganya mendapatkan informasi mengenai kesempatan bersekolah di SRT 58.
Meski awalnya diliputi kekhawatiran, perasaan itu perlahan berubah setelah melihat perkembangan anaknya selama menjalani pendidikan di lingkungan sekolah berasrama.
"Berat juga. Kami enggak pernah pisah jauh sebelumnya. Waktu mau masuk asrama anaknya nangis, saya juga enggak kuat sebenarnya. Tapi ya dikuat-kuatin saja, Bismillah demi masa depan anak," kata dia.
Ia menilai, sistem pendidikan berasrama membuat orang tua lebih tenang karena anak-anak mendapatkan pendampingan tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan pendidikan agama. Bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi, keberadaan Sekolah Rakyat juga dinilai sangat membantu karena seluruh kebutuhan pendidikan anak ditanggung selama mengikuti program tersebut.
"Kami yang kekurangan biaya sekolah sangat terbantu. Di sini agamanya jalan, pendidikannya juga jalan. Orang tua tinggal mendukung dari rumah. Terima kasih Pak Prabowo sekali atas adanya sekolah rakyat ini," ujar Siah.
Meski demikian, ia berharap sekolah terus menambah ragam kegiatan yang dapat mengembangkan minat dan bakat siswa. Menurutnya, semakin banyak aktivitas positif yang tersedia, semakin besar pula kesempatan anak-anak untuk mengasah kemampuan mereka.
Ia menyebutkan sejumlah kegiatan ekstrakurikuler yang sudah ada, seperti olahraga bela diri dan renang. Ke depan, ia berharap ada lebih banyak pilihan kegiatan yang sesuai dengan potensi masing-masing siswa.
"Kalau bisa ekstrakurikulernya ditambah lagi supaya anak-anak makin banyak kegiatan. Anak saya dia kemarin menghafal Al-Qur'an, jadi mungkin bisa ada kegiatan yang mendukung untuk melanjutkan hafalannya," kata Siah, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....