Formatur KONI Kaltim Pastikan Pengurus Baru Dipilih Berdasarkan Kompetensi

  • 18 Jun 2026 11:53 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Tim formatur KONI Kalimantan Timur memastikan penyusunan kepengurusan periode 2026-2030 dilakukan berdasarkan kompetensi dan rekam jejak di dunia olahraga. Formatur menegaskan tidak ada kewajiban mengakomodasi kelompok tertentu dalam penyusunan struktur organisasi yang baru.

Anggota formatur KONI Kaltim, Dandri Dauri, mengatakan dinamika dalam penyusunan kepengurusan merupakan hal yang wajar. Namun seluruh formatur bersepakat menjadikan kapasitas, kepedulian terhadap olahraga, serta kemampuan di bidang masing-masing sebagai pertimbangan utama.

"Yang kami lihat adalah potensi, kepedulian terhadap olahraga, dan kemampuan di bidangnya. Itu yang menjadi syarat utama dalam penyusunan kepengurusan," katanya usai rapat formatur, Rabu 17 Juni 2026.

Menurut Dandri, komposisi pengurus yang telah disusun juga tetap memberikan ruang keterwakilan dari cabang olahraga. Karena itu, pihaknya meminta seluruh insan olahraga memberikan kepercayaan kepada kepengurusan yang telah dibentuk untuk bekerja membangun prestasi Kalimantan Timur.

Sementara itu, anggota formatur lainnya, Nurzaid, menilai dinamika yang muncul selama proses penyusunan merupakan bagian normal dalam organisasi. Ia menegaskan pembahasan lebih banyak berfokus pada penentuan figur yang dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan olahraga daerah.

"Yang kami pertimbangkan adalah siapa yang memang memiliki kompetensi dan kontribusi besar terhadap olahraga. Semua masukan kami dengarkan, baik dari cabang olahraga maupun daerah," ujarnya.

Nurzaid menambahkan, tantangan olahraga ke depan menuntut organisasi bekerja lebih efektif dan efisien. Karena itu, jumlah pengurus yang lebih ramping tidak bisa diartikan sebagai kelemahan organisasi, melainkan upaya memperkuat kinerja dan pengambilan keputusan.

Hal senada disampaikan anggota formatur, Hendra Radinal. Ia menjelaskan proses penyusunan kepengurusan membutuhkan waktu karena tujuh formatur melakukan seleksi secara cermat terhadap setiap nama yang diusulkan.

Menurutnya, setiap calon pengurus ditelaah berdasarkan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki agar dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap organisasi.

"Karena itulah prosesnya cukup panjang. Kami harus benar-benar selektif melihat kapasitas masing-masing calon pengurus agar kepengurusan yang terbentuk mampu bekerja secara optimal," katanya.

Hendra optimistis kepengurusan baru yang berjumlah sekitar 80 orang mampu menjawab tantangan pembinaan olahraga Kalimantan Timur dalam lima tahun ke depan. Ia juga berharap keberadaan pengurus yang lebih ramping dapat meningkatkan efektivitas organisasi dalam meraih prestasi.

Sebelumnya, Ketua KONI Kaltim Anderiy Syachrum memastikan susunan kepengurusan hasil formatur akan segera dikirim ke KONI Pusat untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK). Setelah pengesahan diterbitkan, tahapan berikutnya adalah pelantikan pengurus KONI Kaltim masa bakti 2026-2030.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....