PHDI Kaltim Ajak Umat Hindu Jadikan Galungan Momentum Introspeksi Diri

  • 18 Jun 2026 10:46 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Hari Raya Galungan tidak hanya menjadi momentum perayaan kemenangan dharma melawan adharma bagi umat Hindu, tetapi juga pengingat untuk terus melakukan introspeksi diri dan menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Kalimantan Timur, I Made Subamia, mengatakan pesan tersebut menjadi salah satu makna penting yang perlu dimaknai umat Hindu saat merayakan Galungan.

"Mari hari suci ini kita jadikan untuk introspeksi diri. Mungkin masih ada sifat-sifat negatif dalam diri kita yang harus dihilangkan," ujarnya usai persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Jagat Hita Karana, Samarinda, Rabu 17 Juni 2026.

Made menjelaskan, dalam ajaran Hindu sifat-sifat negatif tersebut dikenal dengan istilah sad ripu atau enam musuh dalam diri manusia yang dapat menghalangi seseorang menjalani kehidupan yang baik dan harmonis.

Karena itu, momentum Galungan diharapkan tidak hanya dirayakan dengan pelaksanaan ritual keagamaan semata, melainkan juga diwujudkan melalui perilaku sehari-hari di tengah masyarakat.

"Nilai-nilai dharma yang diperingati pada hari suci ini harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata Made.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Kalimantan Timur, I Made Subamia. (Foto: RRI Samarinda/Chella)

Ia menilai, penerapan nilai-nilai dharma akan mendorong terciptanya kehidupan yang damai serta memperkuat kerukunan antarumat beragama yang selama ini telah terbangun di Kalimantan Timur. Menurutnya, suasana toleransi dan kebersamaan yang terjaga menjadi modal penting bagi masyarakat untuk terus hidup berdampingan di tengah keberagaman.

"Dengan sendirinya akan tercipta kedamaian dan kerukunan yang sudah kita bangun bersama dapat terus terpelihara dengan baik," ucap Made.

Selain itu, ia juga mengapresiasi pelaksanaan Hari Raya Galungan di berbagai daerah di Kalimantan Timur yang berlangsung dengan semangat dan tata pelaksanaan yang sama, baik di kawasan perkotaan maupun wilayah transmigrasi.

Made menegaskan koordinasi antara PHDI Provinsi Kalimantan Timur dan PHDI kabupaten/kota juga terus berjalan baik sehingga berbagai kebutuhan maupun persoalan yang dihadapi umat Hindu di daerah dapat dikomunikasikan dan ditindaklanjuti bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....