Dinas Perumahan Sebut Kota Samarinda Berpeluang Kembangkan Jutaan Rumah Subsidi

  • 17 Jun 2026 10:44 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda menilai ketersediaan lahan untuk pengembangan kawasan perumahan masih sangat besar. Potensi tersebut menjadi modal penting dalam mendukung penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah terus meningkatnya kebutuhan rumah di daerah.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Samarinda, Tajudin Husen, mengatakan luas wilayah Kota Samarinda mencapai sekitar 71.678 hektare. Dari jumlah tersebut, lebih dari separuh wilayah telah dialokasikan untuk kawasan perumahan dan permukiman sesuai dengan rencana tata ruang yang berlaku.

Berdasarkan dokumen tata ruang daerah, sekitar 37.584 hektare diperuntukkan bagi pengembangan kawasan hunian. Namun hingga saat ini, lahan yang telah terbangun dan dimanfaatkan sebagai kawasan permukiman baru sekitar 11 ribu hektare.

"Masih terdapat cadangan lahan yang cukup luas untuk pembangunan rumah baru di masa mendatang. Pemerintah mencatat sekitar 26.362 hektare lahan masih tersedia untuk pengembangan kawasan permukiman yang dapat dimanfaatkan secara bertahap sesuai kebutuhan," kata Tajudin Husen pada Rabu 17 Juni 2026.

Jika dioptimalkan, lahan tersebut diperkirakan mampu menampung pembangunan hingga 2,1 juta unit rumah. Angka tersebut jauh melampaui kebutuhan perumahan yang ada saat ini, sehingga Samarinda dinilai memiliki peluang besar untuk mendukung program penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah maupun ASN.

Menurut Tajudin, kondisi tersebut menunjukkan peluang kepemilikan rumah masih sangat terbuka. Selain didukung ketersediaan lahan yang memadai, pemerintah daerah juga terus berkolaborasi dengan pengembang untuk mendorong pembangunan perumahan bersubsidi yang terjangkau.

Tajudin menambahkan, kebutuhan rumah di Samarinda masih cukup tinggi, baik untuk ASN maupun masyarakat umum. Karena itu, berbagai program sosialisasi dan edukasi mengenai perumahan bersubsidi terus dilakukan agar masyarakat dapat memahami peluang dan mekanisme yang tersedia.

"Cadangan lahan kita yang secara pola ruang untuk pembangunan perumahan dan permukiman masih tersisa kurang lebih 26.362 hektare. Jika dioptimalkan, masih dimungkinkan dibangun sekitar 2,1 juta rumah di Kota Samarinda," ujar Tajudin Husein.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....