Pemkot Samarinda Dorong Pengarusutamaan Gender dalam Perencanaan Pembangunan
- 15 Jun 2026 16:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pengarusutamaan Gender (PUG) menjadi salah satu isu strategis yang dibahas dalam Musrenbang Tematik RKPD Kota Samarinda Tahun 2027 di Aula Arutala Ballroom Bapperida Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda menilai pembangunan yang inklusif harus mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh kelompok masyarakat tanpa terkecuali.
Ketua Tim Pelembagaan Pengarusutamaan Gender Bidang Kualitas Hidup Perempuan DP2PA Kota Samarinda, Nanang Supratman, mengatakan substansi gender wajib diintegrasikan dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah. Kewajiban tersebut merupakan amanat kebijakan nasional yang harus dijalankan seluruh pemerintah daerah.
Menurut Nanang, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan fisik. Keberhasilan juga tercermin dari kemampuan pemerintah menghadirkan kesetaraan akses bagi laki-laki dan perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.
Nanang menjelaskan Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kota Samarinda saat ini mencapai sekitar 91,15 poin. "Angka tersebut menunjukkan kualitas pembangunan manusia di Samarinda cukup baik dan mendekati rata-rata nasional," katanya.
Namun demikian, masih terdapat kesenjangan antara capaian laki-laki dan perempuan, terutama pada aspek ekonomi. Perempuan masih memiliki tingkat pengeluaran dan akses terhadap sektor produktif yang lebih rendah dibanding laki-laki.
"Substansi gender harus masuk dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, evaluasi, hingga pelaporan pembangunan. Ini menjadi ukuran keberhasilan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif," ujar Nanang pada Senin 15 Juni 2026.
Melalui Musrenbang Tematik RKPD 2027, DP2PA Samarinda menilai perspektif gender semakin terintegrasi dalam kebijakan daerah. Dengan demikian, pembangunan Kota Samarinda dapat memberikan manfaat yang lebih merata bagi seluruh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....