Diskusi Publik di Samarinda Ajak Masyarakat Tetap Percaya pada Rupiah

  • 13 Jun 2026 10:37 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Sejumlah mahasiswa dan akademisi Universitas Mulawarman menggelar diskusi publik bertajuk "Gonjang-Ganjing Rupiah terhadap Dolar: Dinamika Nilai Tukar Rupiah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global" di salah satu kafe di Samarinda, pada Jumat 12 Juni 2026. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyebab dan dampak pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Ketua Panitia, Muhammad Rayhan, mengatakan diskusi ini digelar untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada mahasiswa dan masyarakat mengenai kondisi ekonomi yang sedang terjadi. "Masyarakat perlu memperoleh penjelasan yang utuh agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menimbulkan kepanikan," ucapnya.

Rayhan menjelaskan, salah satu tujuan utama kegiatan tersebut adalah membangun kembali kepercayaan publik terhadap rupiah. Ia menilai kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah berbagai tekanan global.

Menurut Rayhan, kepanikan yang berlebihan justru dapat memperburuk kondisi ekonomi. Jika masyarakat berbondong-bondong mengalihkan aset ke mata uang asing, tekanan terhadap rupiah dapat semakin besar.

"Kita ingin masyarakat tetap percaya diri terhadap nilai rupiah dan tidak panik. Karena ketika kepercayaan terhadap rupiah menurun, stabilitas ekonomi juga bisa ikut terganggu," ujar Rayhan.

Rayhan menambahkan, forum diskusi juga menjadi ruang untuk menyampaikan kritik dan masukan terhadap kebijakan pemerintah dalam menghadapi pelemahan rupiah. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memahami persoalan ekonomi, tetapi juga dapat mengawal kebijakan yang diambil pemerintah.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan Universitas Mulawarman dan sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa di Kalimantan Timur. Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap lahir pemahaman yang lebih baik mengenai dinamika ekonomi global sehingga masyarakat dapat menyikapi isu nilai tukar secara rasional dan berdasarkan data.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....