Bintalsik Latih Kekompakan dan Kejujuran Melalui Games Kelompok

  • 10 Jun 2026 18:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Aktivitas senam kesehatan dan permainan kelompok mewarnai hari ketiga kegiatan Pembinaan Mental dan Sikap (Bintalsik) di SMK Negeri 3 Samarinda sebagai upaya membangun karakter, kebugaran, serta kekompakan peserta didik.

Kegiatan Penguatan Karakter Murid melalui Pembinaan Mental dan Sikap (Bintalsik) di SMK Negeri 3 Samarinda memasuki hari ketiga pada Rabu 10 Juni 2026 dengan fokus pada peningkatan kesehatan jasmani dan penguatan nilai-nilai karakter melalui berbagai aktivitas kelompok.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah di Jalan KH. Wachid Hasyim No. 76 Samarinda tersebut diikuti ratusan siswa dengan penuh semangat. Selain senam kesehatan, peserta juga mengikuti sejumlah permainan edukatif yang dirancang untuk membangun kerja sama dan sportivitas.

Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Samarinda, melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Mariati, mengatakan kebugaran fisik menjadi salah satu fondasi penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa di sekolah.

Menurutnya, sekolah secara konsisten membiasakan siswa menerapkan nilai-nilai positif melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Pada hari ketiga ini, fokus kegiatan diarahkan pada kesehatan jasmani agar siswa lebih siap menerima pembelajaran.

"Tujuan kegiatan pada hari ketiga ini agar siswa tetap bugar. Hari ini difokuskan pada senam kesehatan sehingga mereka bisa menerima pelajaran dengan lebih fokus dan kondisi jasmani tetap segar untuk menjalankan aktivitas sehari-hari," ujarnya.

Siswa SMK Negeri 3 Samarinda beristirahat dan makan siang bersama di lapangan sekolah saat mengikuti rangkaian kegiatan Pembinaan Mental dan Sikap (Bintalsik) hari ketiga. Kebersamaan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai disiplin, kekompakan, serta mempererat hubungan antarsiswa dalam program penguatan karakter. (Foto: RRI/Dedi)

Selain menjaga kebugaran, berbagai permainan yang dilaksanakan juga bertujuan menanamkan nilai kejujuran, kekompakan, kemampuan memecahkan masalah, serta sportivitas di kalangan peserta didik.

Mariati mengibaratkan para siswa sebagai tanaman yang memerlukan perawatan dan penguatan karakter secara berkelanjutan antara keluarga dan sekolah.

"Anak-anak seperti tanaman. Dari rumah ditanam oleh orang tua agar akarnya kuat, kemudian di sekolah kami para guru memperkuatnya lagi supaya tumbuh dengan baik. Harapan kami saat lulus nanti mereka menjadi pribadi yang disiplin, memiliki karakter kuat dan sikap yang lebih baik," katanya.

Kegiatan Bintalsik yang berlangsung sejak 8 hingga 12 Juni 2026 mengusung tema "Membangun Mental Profesional dan Karakter Unggul sebagai Bekal Meraih Prestasi dan Kesuksesan di Dunia Pendidikan serta Dunia Kerja".

Melalui berbagai materi yang diberikan selama lima hari, sekolah berharap siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter positif yang mampu menjadi bekal menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....