Hunian Hotel Berbintang di Samarinda Meningkat, Sektor Pariwisata Terdorong
- 04 Jun 2026 07:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Sektor pariwisata Kota Samarinda menunjukkan perkembangan yang positif pada April 2026. Kondisi tersebut tercermin dari meningkatnya tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang yang menjadi salah satu indikator utama pergerakan sektor pariwisata dan jasa akomodasi di daerah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda, tingkat penghunian hotel berbintang pada April 2026 mencapai 59,85 persen. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 10,17 persen dibandingkan Maret 2026 yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas kunjungan dan perjalanan ke Kota Samarinda.
Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, mengatakan peningkatan tingkat hunian hotel mengindikasikan membaiknya permintaan terhadap layanan akomodasi. "Baik kunjungan wisata, perjalanan dinas, maupun aktivitas bisnis turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan okupansi hotel selama periode tersebut," ucapnya pada Selasa 2 Juni 2026.
Tidak hanya secara bulanan, peningkatan juga terjadi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada April 2026 tercatat naik 6,40 persen dibandingkan April 2025, menandakan adanya pertumbuhan sektor perhotelan secara tahunan.
Meningkatnya okupansi hotel menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata daerah. Selain memberikan dampak bagi industri perhotelan, kondisi tersebut juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pendukung lainnya seperti transportasi, kuliner, pusat perbelanjaan, hingga jasa penyelenggaraan kegiatan dan pertemuan.
Selain tingkat penghunian kamar, BPS juga mencatat adanya peningkatan pada rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang. Pada April 2026, rata-rata tamu menginap selama 1,49 hari, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan rata-rata lama menginap memang tidak terlalu besar, namun menunjukkan bahwa tamu yang datang cenderung menghabiskan waktu lebih lama di Samarinda. Hal ini dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas karena meningkatkan pengeluaran wisatawan maupun pelaku perjalanan selama berada di kota tersebut.
“Untuk bulan April tahun 2026, tingkat penghunian kamar hotel klasifikasi bintang sebesar 59,85 persen. Jika dibandingkan dengan bulan Maret 2026 mengalami kenaikan sebesar 10,17 persen,” kata Supriyanto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....