Tim SAR Gabungan Temukan Warga Sepaku yang Hilang di tengah Hutan PT ITCIKU
- 29 Mei 2026 05:01 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, PPU - Seorang warga Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), bernama Rofik (40), akhirnya ditemukan selamat setelah dilaporkan hilang selama empat hari di kawasan Hutan HPH PT ITCI Kartika Utama ITCIKU, KM 41, Kecamatan Sepaku, Kamis 28 Mei 2026.
Korban ditemukan oleh tim gabungan pada pukul 16.25 WITA saat berjalan kaki keluar dari dalam hutan menuju Posko Camp 41. Setelah ditemukan, korban langsung diantar kembali menuju rumahnya dalam kondisi selamat.
Berdasarkan informasi yang dibagikan Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono menjelaskan, korban sebelumnya pergi bersama rekannya bernama Dewa untuk menjerat hewan di kawasan hutan pada Sabtu sore, 23 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WITA.
Namun, pada Minggu malam, 24 Mei 2026, Dewa mengabarkan kepada keluarga bahwa Rofik hilang di dalam hutan dan belum ditemukan hingga Senin pagi. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada DPKP Pos Maridan dan pihak kepolisian untuk dilakukan pencarian.
Pencarian hari pertama dilakukan oleh keluarga korban dan warga sekitar dengan menyisir lokasi terakhir korban terlihat. Akan tetapi hingga Selasa pagi, korban masih belum ditemukan.
Memasuki hari kedua pencarian, tim gabungan memperluas area penyisiran dengan berjalan kaki hingga sekitar lima kilometer dari jalan utama menuju lokasi tempat korban memasang jerat hewan. Tim juga menggunakan kendaraan roda empat untuk menyisir jalur utama yang mengelilingi kawasan hutan.
Pada hari ketiga, pencarian kembali diperluas hingga sekitar delapan kilometer dari jalan utama. Meski demikian, tim belum menemukan jejak maupun tanda-tanda keberadaan korban, katanya.
Pada pencarian hari keempat tim menemukan petunjuk berupa bungkus mi instan dan bungkus rokok sekitar 500 meter dari titik pencarian utama. Petunjuk tersebut menjadi tanda bahwa korban sempat bertahan hidup di lokasi tersebut selama dua hari.
Menurut informasi korban, lokasi ditemukannya bungkus mie itu merupakan tempat korban beristirahat selama dua hari. Selanjutnya pada hari ketiga korban mulai bergerak mencari jalan keluar dari hutan.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD PPU, DPKP Pos Maridan, Basarnas Balikpapan, aparat Desa Telemow, Pospol Maridan, Bhabinkamtibmas, pihak keamanan dan Damkar PT ITCIKU, Otorita IKN, keluarga korban, hingga masyarakat setempat.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan juga mengerahkan sejumlah kendaraan operasional dan motor trail untuk menjangkau medan hutan yang cukup sulit. Setelah korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, operasi pencarian resmi dihentikan dan seluruh personel kembali ke pos masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....