Kebakaran Hebat di Long Kali Hanguskan Enam Rumah Warga

  • 22 Mei 2026 23:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman warga di Jalan Negara RT 07, Kelurahan Long Kali, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 05.45 Wita. Peristiwa tersebut menghanguskan enam unit rumah semi permanen dan berdampak kepada 10 kepala keluarga atau 20 jiwa.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, menyampaikan informasi awal kebakaran diterima dari Damkar Long Kali melalui Isnu Wardhana. Setelah menerima laporan warga, petugas piket langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan, ujarnya.

Menurut laporan yang diterima, api dengan cepat membesar dan melahap bangunan rumah semi permanen yang berada di kawasan padat penduduk. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya sebelum petugas tiba di lokasi.

Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun sebanyak 10 kepala keluarga terdampak akibat kebakaran itu. Adapun para korban antara lain Zenal Hamsah, Ainun, Saiful Bahtiar, Aryati, Norani, Enor, Arjansyah, Supiyan, Hendara, dan Janu Azrial Candrawinata.

Muriono mengatakan, tim gabungan langsung melakukan assessment dan pendataan terhadap korban terdampak. Selain itu, petugas pemadam kebakaran bersama relawan fokus melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi, katanya.

Proses pemadaman melibatkan sejumlah armada dari berbagai instansi. Di antaranya satu unit tangki suplai sektor Long Kali, satu unit branwir sektor Long Kali, satu unit branwir Damkar Paser, satu unit tangki suplai Damkar Paser, armada Damkar Long Ikis, Damkar Babulu, hingga mobil MPA Kecamatan Long Kali.

Selain petugas pemadam kebakaran, penanganan juga didukung oleh Polsek, Koramil, PMI, relawan MPA Long Kali, MPA Long Ikis, PLN, pihak kelurahan serta Kecamatan Long Kali. Seluruh unsur bahu membahu membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi kebakaran.

Petugas di lapangan menghadapi kendala saat proses pemadaman berlangsung. Padatnya warga yang memadati area sekitar lokasi membuat akses jalan petugas dan armada pemadam sempat terhambat sehingga proses penanganan berlangsung lebih sulit, ucapnya.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp700 juta. Sementara kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan dalam keadaan berawan. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak kerusakan dan kebutuhan para korban terdampak kebakaran.

BPBD Kabupaten Paser mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran pemukiman, terutama di kawasan padat penduduk. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko meluasnya api dapat diminimalisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....