Pertamina Patra Niaga Evaluasi Temuan Timbangan di SPPBE Samarinda

  • 22 Mei 2026 10:20 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menindaklanjuti temuan dugaan perbedaan hasil timbangan LPG tiga kilogram saat sidak bersama Pemerintah Kota Samarinda di SPPBE Jalan Poros Samarinda. Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh proses pengisian berjalan sesuai standar operasional.

Sales Branch Manager Kaltimut VII Gas Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, M Angga Dexora, mengatakan pihaknya masih perlu melakukan koordinasi dengan instansi terkait sebelum menyampaikan hasil pemeriksaan secara resmi. "Pengecekan dilakukan terhadap akurasi alat ukur yang digunakan dalam proses pengisian LPG," ucapnya pada Kamis 21 Mei 2026.

Angga menjelaskan timbangan yang digunakan sebenarnya telah melalui proses tera sesuai ketentuan. Namun saat pengecekan ditemukan adanya perbedaan hasil ukur sehingga perlu dilakukan pemeriksaan ulang terhadap akurasi alat tersebut.

“Nah, ini nanti kami tidak bisa memberikan hasilnya seperti apa karena kami perlu koordinasi dulu dengan instansi terkait,” ujar Angga Dexora.

Angga memastikan tabung LPG yang mengalami kebocoran atau tidak layak edar tidak akan diisi dan didistribusikan kepada masyarakat. Pertamina juga memiliki standar pemeriksaan terhadap kondisi fisik tabung sebelum dilakukan pengisian.

Selain itu, Pertamina melakukan pengujian tabung LPG secara berkala setiap lima tahun sekali. Namun apabila dalam masa penggunaan ditemukan kondisi fisik yang tidak layak, tabung akan langsung ditarik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Angga menambahkan pihaknya akan memberikan teguran apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar operasional pengisian LPG. Pertamina berharap proses distribusi LPG subsidi di Samarinda tetap berjalan aman dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....