Kodam VI/Mulawarman Klarifikasi Dugaan Begal Libatkan Oknum TNI di Balikpapan
- 21 Mei 2026 21:58 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Kodam VI/Mulawarman memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan aksi begal di Kota Balikpapan yang diduga melibatkan oknum anggota TNI.
Kapendam VI/Mulawarman menjelaskan klarifikasi tersebut disampaikan menyusul beredarnya pemberitaan berjudul “Begal Viral di Balikpapan, Polisi Duga Dua Pelaku Oknum TNI, Kapolsek Sudah Serahkan ke Pomdam”.
Menurut Kapendam, peristiwa itu terjadi pada malam hari, 30 Maret 2026, dan bermula dari insiden antar-pengendara di kawasan traffic light Kebun Sayur, Balikpapan.
“Pengendara sepeda motor bersama rekannya menyalip kendaraan yang berada di depannya dan hampir terjadi serempetan,” ujar Kapendam, Kamis 21 Mei 2026.
Setelah kejadian tersebut, kendaraan yang hampir terserempet mengejar kedua pengendara hingga ke kawasan SPBU Karang Anyar. Di lokasi itu, salah satu pengendara berhasil meninggalkan tempat kejadian, sementara satu lainnya sempat terlibat perselisihan.
Kapendam mengatakan perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi pemukulan sebelum situasi menjadi ramai oleh warga sekitar.
“Terjadi perselisihan yang disertai pemukulan, kemudian situasi mulai ramai sehingga pihak yang terlibat meninggalkan lokasi,” ujarnya.
Ia menegaskan peristiwa tersebut bukan aksi pembegalan, melainkan perselisihan antar-pengguna jalan yang berujung keributan.
Meski demikian, Pomdam VI/Mulawarman tetap memproses personel yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan.
“Saat ini masih dalam proses penyidikan oleh Pomdam VI/Mulawarman,” katanya.
Sementara itu, pada Kamis 21 Mei 2026 pukul 10.35 WITA, pihak Pendam VI/Mulawarman melakukan koordinasi dengan manajemen Tribun Kaltim di Kantor Tribun Kaltim terkait pemberitaan dimaksud.
Pertemuan tersebut dihadiri Pimpinan Redaksi Tribun Kaltim, Manajer Online, News Manager, serta seorang wartawan.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas pentingnya penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan terkonfirmasi kepada seluruh pihak terkait, khususnya pada pemberitaan yang berpotensi menimbulkan persepsi luas di masyarakat.
Pihak Tribun Kaltim juga telah memuat berita klarifikasi guna meluruskan informasi yang berkembang. Selain itu, media tersebut menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip jurnalistik profesional melalui koordinasi dan konfirmasi kepada pihak terkait dalam setiap pemberitaan.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, peristiwa yang terjadi dipastikan bukan aksi pembegalan, melainkan perselisihan antar-pengendara di jalan raya yang berujung keributan. Informasi mengenai dugaan begal dengan indikasi pelaku oknum anggota TNI di Balikpapan dinyatakan tidak benar.
Situasi keamanan dan ketertiban di Kota Balikpapan hingga kini juga dipastikan tetap aman dan kondusif. Namun, personel yang diduga terlibat dalam keributan tersebut tetap menjalani proses penyidikan oleh Pomdam VI/Mulawarman sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....