Pemprov Kaltim Perkuat Literasi Digital di Momentum Harkitnas
- 21 Mei 2026 15:39 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menilai penguatan literasi digital menjadi tantangan penting di era transformasi digital saat ini. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118.
Menurut Sri Wahyuni, semangat kebangkitan nasional saat ini tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik, tetapi juga kemampuan masyarakat menghadapi perkembangan teknologi dan arus informasi digital. "Saat ini masyarakat harus mampu bersikap bijak di ruang digital," ujarnya pada Rabu 20 Mei 2026 di Kantor Gubernur Kaltim.
Sri Wahyuni mengatakan kemampuan literasi digital penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar. Selain itu, penguatan literasi juga dibutuhkan untuk menjaga situasi sosial tetap kondusif.
“Kita mesti bangkit untuk memperkuat kemampuan literasi digital kita, kemampuan transformasi digital dan lainnya. Jangan mudah termakan hoaks,” katanya.
Pemerintah Provinsi Kaltim juga melakukan penguatan terhadap Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi atau PPID di setiap instansi pemerintah daerah. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan informasi publik dapat dipenuhi lebih cepat dan akurat.
Menurut Sri Wahyuni, tugas PPID saat ini tidak hanya menyiapkan dokumen ketika diminta masyarakat. Namun, PPID juga dituntut aktif menyediakan informasi publik di ruang digital sebelum muncul informasi yang menyesatkan.
Pemprov Kaltim berharap penguatan literasi digital dapat meningkatkan kualitas informasi di masyarakat. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadapi tantangan transformasi digital di era modern. (zul)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....