Jalan Gelap di Wilayah Samarinda Utara jadi Perhatian DPRD Kota Samarinda

  • 20 Mei 2026 21:57 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Minimnya penerangan jalan di kawasan RT 06 Kelurahan Pampang menjadi salah satu keluhan utama warga dalam kegiatan reses Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, di daerah Berambai, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Rabu 20 Mei 2026.

Dalam dialog bersama warga, masyarakat menyampaikan kondisi lingkungan yang gelap selama bertahun-tahun akibat belum tersedianya lampu penerangan jalan umum. Warga bahkan menyebut kondisi tersebut membuat wilayah mereka terasa tertinggal dari kawasan lain di Kota Samarinda.

Keluhan itu diterima langsung anggota dewan, M. Ardiansyah. Politisi yang akrab disapa Aan tersebut mengaku akan segera menindaklanjuti persoalan penerangan jalan yang telah berlangsung cukup lama tersebut. Ia menilai kebutuhan lampu jalan merupakan fasilitas dasar yang harus segera dipenuhi pemerintah.

“Itu tadi di RT 06 Kelurahan Pampang, warga menyampaikan sudah sekitar 10 tahun belum ada penerangan. Artinya ini perlu kita tindak lanjuti secara serius,” ujarnya.

Aan mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan pihak terkait dan para pemangku kepentingan di wilayah Samarinda Utara agar pemasangan penerangan jalan dapat segera direalisasikan. Menurutnya, kondisi jalan yang gelap tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Karena mendekati momen Idul Adha dalam kesempatan itu Aan juga memberikan bantuan se ekor Sapi untuk masyarakat Berambai. (Foto : RRI/Dedi)

Selain persoalan penerangan jalan, warga juga menyampaikan sejumlah usulan lain seperti perbaikan jembatan yang runtuh, penurapan area masjid, hingga kebutuhan fasilitas pendidikan di lingkungan sekolah.

Menurut Aan, aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses tersebut akan dimasukkan dalam program usulan kegiatan melalui dana aspirasi DPRD Kota Samarinda. Ia berharap seluruh kebutuhan prioritas masyarakat dapat segera diwujudkan.

“Reses ini memang tujuannya untuk menyerap aspirasi warga dan memperjuangkannya supaya bisa terealisasi. Kita ingin semua persoalan masyarakat ini bisa mendapat solusi,” katanya.

Kegiatan reses yang berlangsung di kawasan Berambai itu dihadiri lebih dari 300 warga dari RT 29, RT 30, RT 31, dan RT 32. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena selama dua tahun terakhir disebut belum pernah ada kegiatan reses di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Aan juga menyerahkan bantuan satu ekor sapi kurban kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian menjelang Hari Raya Iduladha. Bantuan tersebut disambut hangat oleh warga yang hadir dalam kegiatan reses tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....