Dinas Lingkungan Hidup Samarinda Uji Coba 10 Insinerator di 9 Lokasi

  • 15 Mei 2026 10:35 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda terus melakukan uji coba operasional insinerator pengolah sampah di sejumlah titik. Program tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan sampah skala kecil sebelum pengembangan sistem yang lebih besar di masa mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan saat ini terdapat 10 unit mesin insinerator yang ditempatkan di sembilan lokasi berbeda. Salah satu lokasi menggunakan dua unit mesin untuk mendukung proses pengujian operasional.

Menurut Suwarso, seluruh unit masih berada dalam tahap uji coba untuk menemukan pola kerja yang paling aman dan efektif. Tim dari bidang pencemaran juga dilibatkan untuk mengukur kualitas udara selama proses pembakaran berlangsung.

“Dan hasil dari uji coba pengecekan insinerator itu untuk kualitas udaranya masih masuk ambang batas,” kata Suwarso, Rabu 13 Mei 2026.

Suwarso menjelaskan, insinerator yang digunakan merupakan tipe Wisanggeni 9 yang dirancang tanpa cerobong asap langsung ke udara. Asap hasil pembakaran dihisap menggunakan blower dan dialirkan ke bak penampungan air agar tidak menyebar ke lingkungan sekitar.

Selain itu, sisa pembakaran berupa abu direncanakan dimanfaatkan sebagai bahan campuran pembuatan paving. Pemanfaatan limbah tersebut dinilai dapat mengurangi residu hasil pembakaran sekaligus mendukung pengelolaan sampah terpadu.

Suwarso menambahkan pengoperasian insinerator membutuhkan perhatian serius terhadap aspek keselamatan kerja. "Para pekerja harus memiliki keterampilan khusus karena suhu pembakaran dapat mencapai sekitar 800 derajat Celsius sehingga memerlukan standar keamanan yang ketat," ujar Suwarso.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....