Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Transportasi Udara dengan APT Pranoto
- 12 Mei 2026 18:48 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Tenggarong - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membuka peluang kolaborasi strategis dengan Badan Layanan Umum Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto guna memperkuat konektivitas transportasi udara dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kerja sama tersebut dibahas dalam kunjungan kerja pihak UPBU A.P.T. Pranoto Samarinda yang diterima Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Senin 11 Mei 2026.
Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh pengembangan rute penerbangan yang terhubung langsung dengan kawasan ekonomi prioritas di Kukar.
Menurutnya, keberadaan Bandara A.P.T. Pranoto memiliki peran strategis sebagai pintu mobilitas masyarakat sekaligus pendukung distribusi ekonomi dan investasi di Kalimantan Timur, khususnya Kutai Kartanegara.
“Kami menyambut baik inisiasi ini. Kerjasama ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis transportasi. Bandara APT Pranoto adalah gerbang penting bagi mobilitas warga Kukar, sehingga sinergi ini sangat strategis,” ujar Sunggono.
Selain penguatan konektivitas penerbangan, Pemkab Kukar juga mendorong pemanfaatan fasilitas bandara sebagai media promosi destinasi wisata dan produk unggulan daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik investasi dan kunjungan wisatawan ke Kutai Kartanegara.
Pemerintah daerah menilai penguatan sektor transportasi udara menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, terlebih dengan posisi strategis Kukar yang berada di sekitar kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat segera menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan membentuk tim teknis untuk merumuskan program prioritas yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Tim teknis nantinya akan fokus menyusun langkah implementasi agar kerja sama yang dibangun tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat dan pengembangan ekonomi daerah.
Sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola bandara tersebut diharapkan dapat memperkuat aksesibilitas wilayah Kutai Kartanegara sekaligus membuka peluang ekonomi baru di sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....