Harga Telur Turun, Beras Naik di Pasar Bengkuring Samarinda
- 07 Mei 2026 10:10 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Bengkuring Samarinda mengalami perubahan pada awal Mei 2026. Harga telur ayam ras terpantau turun, sementara komoditas beras justru mengalami kenaikan akibat kendala distribusi dari daerah pemasok.
Pantauan di Pasar Bengkuring, Jalan Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Kamis 7 Mei 2026 menunjukkan penurunan harga telur ayam ras cukup dirasakan pedagang maupun pembeli. Salah seorang pedagang bahan pokok, Amirullah, menyebut harga telur turun dalam beberapa hari terakhir.
“Satu rak telur ayam yang sebelumnya Rp52 ribu sekarang turun jadi Rp50 ribu per rak,” ujarnya kepada rri.co.id di lapak dagangannya.
Menurut Amirullah, penurunan harga telur dipengaruhi pasokan yang relatif lancar dari daerah pemasok di Sulawesi. Kondisi itu membuat stok telur di tingkat pedagang masih cukup tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Namun, kondisi berbeda terjadi pada komoditas beras. Harga beras di Pasar Bengkuring justru mengalami kenaikan berkisar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per karung dibanding pekan sebelumnya.
Amirullah mengatakan kenaikan harga beras diduga dipicu persoalan transportasi dan distribusi barang dari daerah asal. Sebagian besar pasokan beras yang dijual pedagang di pasar tersebut masih bergantung dari wilayah Sulawesi.
“Kalau beras ada kenaikan kemungkinan karena masalah transportasi. Pasokan beras dan telur ini memang kami datangkan langsung dari Sulawesi,” katanya.
Sementara itu, komoditas lain seperti telur bebek dan telur puyuh terpantau masih stabil. Pedagang mengaku belum ada perubahan harga yang signifikan untuk kedua jenis telur tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi fluktuasi harga pangan ini diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah dan instansi terkait agar distribusi logistik antarwilayah tetap berjalan lancar. Stabilitas pasokan dinilai penting untuk menjaga harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Samarinda tetap terkendali dan terjangkau masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....