Mitigasi El Nino Ekstrem, Kaltim Antisipasi Bencana Multi Risiko

  • 04 Mei 2026 15:35 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Direktur Perdesaan, Daerah Afirmasi, dan Transmigrasi Kementerian PPN/Bappenas, Mohammad Roudo, menegaskan pentingnya penguatan mitigasi bencana dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kalimantan Timur tahun 2027 di Samarinda. Ia mengingatkan adanya peningkatan risiko bencana hidrologi yang perlu menjadi perhatian serius dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, fenomena yang disebut “Godzilla El Nino” kini menjadi ancaman nyata, yakni kondisi El Nino dengan intensitas sangat besar yang berpotensi memicu bencana seperti banjir, longsor, hingga kebakaran hutan dan lahan.

“Bahkan sekarang ada istilah Godzilla El Nino, Pak Gubernur. Ini merupakan El Nino dengan intensitas sangat besar dan perlu diantisipasi, terutama banjir, longsor, dan kebakaran hutan,” katanya. Di Samarinda, 30 April 2026.

Ia menjelaskan, karakteristik Kalimantan Timur yang didominasi kawasan hutan, memiliki daerah aliran sungai besar, serta wilayah pesisir yang luas, menjadikan daerah ini rentan terhadap ancaman multi bencana. Karena itu, diperlukan langkah terintegrasi mulai dari mitigasi, rehabilitasi lingkungan, hingga peningkatan kapasitas daerah.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengakui kondisi kemarau ekstrem mulai dirasakan di sejumlah wilayah. Ia menyebut potensi kebakaran hutan dan lahan sudah mulai muncul dan perlu diantisipasi secara bersama.

“Ini kemarau yang sangat ekstrem. Sudah mulai terjadi kebakaran di beberapa wilayah. Mudah-mudahan bisa kita mitigasi bersama agar tidak terjadi karhutla yang merugikan kita semua,” ucapnya.

Gubernur juga menyoroti kondisi wilayah hulu yang mulai mengering, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan akses dan distribusi. Ia menekankan pentingnya percepatan pembukaan akses jalan sebagai bagian dari langkah mitigasi menghadapi dampak kemarau berkepanjangan.

Video

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....