Inflasi Samarinda April 2026 Terkendali di tengah Tekanan Harga Energi dan Pangan
- 04 Mei 2026 15:12 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mencatat inflasi bulanan atau month to month pada April 2026 sebesar 0,11 persen. Sementara inflasi tahunan atau year on year tercatat sebesar 2,92 persen.
Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, mengatakan angka tersebut menunjukkan kondisi harga konsumen masih relatif terkendali. Meski demikian, sejumlah faktor eksternal tetap memberi tekanan terhadap pergerakan harga di tingkat masyarakat.
"Salah satu pemicu utama datang dari kenaikan harga bahan bakar minyak di Kalimantan Timur sejak awal April 2026. Beberapa jenis BBM nonsubsidi mengalami lonjakan tajam, terutama Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex," kata Supriyanto pada Senin 4 Mei 2026.
Pertamax Turbo tercatat naik dari Rp13.350 menjadi Rp19.850 per liter. Sementara Dexlite melonjak dari Rp14.500 menjadi Rp24.150 per liter, dan Pertamina Dex dari Rp14.800 menjadi Rp24.450 per liter.
Di sektor pangan, kenaikan juga terjadi pada sejumlah komoditas pokok. Minyak goreng curah naik 5,32 persen menjadi Rp20.800 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan naik 1,96 persen menjadi Rp23.400 per liter.
Menurut Supriyanto, biaya distribusi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan harga kebutuhan masyarakat. “Peningkatan harga bahan bakar dan ongkos logistik ikut mendorong kenaikan harga jual di tingkat konsumen,” ujarnya.
BPS mencatat komoditas yang memberi andil inflasi bulanan antara lain tomat sebesar 0,08 persen, minyak goreng 0,06 persen, dan angkutan udara 0,03 persen. Di sisi lain, cabai rawit, daging ayam ras, dan ikan layang menjadi komoditas yang menahan laju inflasi pada April 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....