BGTK Kaltim Dorong Metode Pembelajaran Matematika Gembira sejak Kelas Awal SD

  • 04 Mei 2026 13:49 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pentingnya pembelajaran numerasi sejak fase awal sekolah dasar menjadi perhatian dalam Parade Webinar Etam Kayuh Bebaya. Guru SDN 010 Bongan, Kabupaten Kutai Barat, Zuliana, menilai fase pertama merupakan masa paling menentukan untuk membangun dasar pemahaman matematika anak.

Zuliana menjelaskan, pada fase awal siswa baru mulai mengenal konsep-konsep dasar numerasi. Karena itu, pendekatan pembelajaran yang terlalu formal justru dapat membuat anak merasa tertekan sejak awal.

Menurut Zuliana, matematika selama ini sering dianggap sebagai “momok” oleh banyak siswa. Pandangan itu muncul karena proses belajar kerap menempatkan matematika sebagai kumpulan jawaban benar dan salah, bukan proses eksplorasi.

Melalui Matematika Gembira, guru didorong menghadirkan suasana belajar yang ramah bagi anak. Dengan cara itu, siswa diharapkan memahami matematika dekat dengan aktivitas sehari-hari, bukan sesuatu yang menakutkan.

Dalam pemaparannya, Zuliana mencontohkan bagaimana guru dapat memulai pembelajaran dari hal-hal sederhana di sekitar murid. Pendekatan semacam ini dinilai lebih mudah diterima anak, terutama pada kelas awal sekolah dasar.

“Fase A adalah tahap awal atau pondasi awal untuk memahami konsep. Karena itu matematika gembira sangat penting agar anak tidak sejak awal menganggap matematika sebagai sesuatu yang menakutkan,” kata Zuliana, Senin 4 Mei 2026.

Zuliana menambahkan, jika fondasi pemahaman konsep dibangun dengan baik sejak awal, maka proses belajar pada jenjang berikutnya akan lebih kuat. "Pendekatan menyenangkan di fase A juga diyakini dapat membentuk sikap positif anak terhadap matematika dalam jangka panjang," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....