Kebakaran Rumah Kontrakan di Tanjung Redeb Diduga Korsleting Listrik

  • 04 Mei 2026 13:16 WIB
  •  Samarinda

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran pemukiman terjadi di Jalan Merah Delima RT 17, Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Minggu 3 Mei 2026 pagi. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu berhasil dipadamkan petugas setelah penanganan intensif selama lebih dari 30 menit.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, melaporkan informasi kebakaran diterima pada pukul 08.17 WITA dari laporan masyarakat setempat. Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Petugas tiba di lokasi pada pukul 08.24 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama unsur terkait di lapangan,” ujarnya.

Objek yang terbakar merupakan rumah kayu kontrakan dua pintu milik Elias Beda Keraf yang berada di kawasan padat permukiman. Berdasarkan data lapangan, bangunan mengalami kerusakan ringan akibat cepatnya penanganan yang dilakukan petugas.

Menurut kesaksian warga, api pertama kali muncul dari salah satu rumah kontrakan kosong. Warga menduga kebakaran bermula dari korsleting listrik yang memicu percikan api hingga membesar dan membakar sebagian bangunan.

“Menurut keterangan saksi di sekitar lokasi, percikan api muncul secara tiba-tiba dari rumah kontrakan kosong sebelum akhirnya membesar,” kata Muriono.

Sebanyak tiga unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dalam proses pemadaman, yakni unit berkapasitas 4.000 liter, unit Darkahutla 4.000 liter, serta unit berkapasitas 8.000 liter. Petugas memanfaatkan sumber air dari grondtank untuk mempercepat penanganan.

Sejumlah unsur turut terlibat dalam penanganan kebakaran, di antaranya TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, PLN, serta Balakar. Sinergi lintas instansi ini dinilai sangat membantu dalam mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain.

Akibat kejadian tersebut, satu kepala keluarga dengan total tiga jiwa terdampak. Tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.

Hingga proses pemadaman selesai pada pukul 09.00 WITA, situasi dinyatakan aman dan terkendali. Dugaan sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Luas area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 20 x 25 meter, ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....