Etam Kayuh Bebaya, BGTK Kaltim Perkuat Kolaborasi Praktik Baik Pendidikan

  • 03 Mei 2026 09:12 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Parade Webinar Etam Kayuh Bebaya yang digelar BGTK Provinsi Kalimantan Timur mengusung semangat kolaborasi dalam penguatan mutu pendidikan. Selama tujuh hari pelaksanaan, webinar menghadirkan berbagai narasumber dengan tema-tema yang relevan bagi satuan pendidikan.

Kepala BGTK Kaltim Wiwik Setiawati menjelaskan, istilah Etam Kayuh Bebaya memiliki makna gotong royong khas Kalimantan Timur. Semangat tersebut dinilai sejalan dengan upaya bersama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

“Etam Kayuh Bebaya berarti kita usahakan bersama-sama untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua,” ujar Wiwik pada Sabtu 2 Mei 2026. Ia menyebut kolaborasi antarguru, kepala sekolah, dan pengawas sangat penting agar praktik-praktik baik dapat menyebar lebih luas.

Salah satu tema utama dalam parade webinar tahun ini adalah implementasi pembelajaran mendalam pada satuan pendidikan. Materi tersebut akan dibagikan langsung oleh para praktisi pendidikan yang telah menerapkannya di sekolah masing-masing.

Wiwik menyebut, narasumber seperti Helminasari Harahap dari SMA Negeri 2 Penajam Paser Utara dan Ahmad Rajab dari SD 007 Samarinda Ulu akan berbagi pengalaman lapangan. Mereka akan memaparkan bagaimana pembelajaran mendalam dijalankan, termasuk tantangan yang dihadapi dan langkah mitigasi yang dilakukan.

Selain itu, parade webinar juga memuat beragam topik lain yang dinilai aktual. Di antaranya matematika gembira, tujuh jurus BK hebat, pendidikan inklusif tingkat mahir, hingga implementasi tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

“Ini adalah kegiatan yang paling mudah dan murah kita lakukan untuk bisa berbagi ilmu, berbagi informasi, dan berbagi praktik baik,” kata Wiwik. Ia mengajak para peserta menyebarluaskan informasi kegiatan tersebut agar semakin banyak guru dan satuan pendidikan dapat ikut terlibat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....