Transformasi Ekonomi Kaltim Menguat, Ketergantungan Tambang Mulai Berkurang

  • 02 Mei 2026 13:04 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Musrenbang penyusunan RKPD Provinsi Kalimantan Timur tahun 2027 juga mencatat perkembangan positif dalam struktur ekonomi daerah. Selama tujuh tahun terakhir, transformasi ekonomi dinilai mulai berjalan dengan cukup baik.

Sekretaris Daerah Pemprov Kaltim, Sri Wahyuni, menyampaikan ketergantungan terhadap sektor pertambangan secara bertahap mulai menurun. Kondisi ini dinilai menjadi sinyal positif bagi penguatan sektor ekonomi lainnya.

“Apabila kita melihat struktur ekonomi Kalimantan Timur, dalam tujuh tahun terakhir ini nampak bahwa transformasi ekonomi bisa berjalan dan tumbuh dengan baik,” kata Sri Wahyuni pada Jumat 30 April 2026. Ia menilai arah perubahan ini penting dalam menopang keberlanjutan ekonomi daerah.

Pada 2019, sektor pertambangan dan penggalian masih mendominasi struktur ekonomi Kaltim dengan porsi 45,52 persen. Namun pada 2025, kontribusi sektor tersebut turun menjadi 34,18 persen.

Di sisi lain, sektor industri pengolahan menunjukkan tren peningkatan. Kontribusinya naik dari sekitar 17 persen menjadi 20 persen dalam periode yang sama.

Selain sektor pengolahan, sejumlah sektor ekonomi lain juga mulai menunjukkan pertumbuhan. Perubahan ini dinilai menandakan mulai terbentuknya fondasi ekonomi yang lebih beragam dan tidak bertumpu pada sumber daya ekstraktif semata.

Transformasi tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan RKPD 2027. Pemerintah daerah menempatkan penguatan ekonomi inklusif dan berdaya saing sebagai salah satu fokus pembangunan jangka menengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....