Perempuan Mahardhika Samarinda Tolak Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja
- 02 Mei 2026 10:22 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Perempuan Mahardhika Kota Samarinda menyoroti maraknya kekerasan di dunia kerja dalam aksi yang digelar di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja. Mereka menilai hingga saat ini tempat kerja belum sepenuhnya menjadi ruang yang aman bagi perempuan, baik dari sisi perlindungan hukum maupun rasa aman dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.
Dalam pernyataan sikapnya, disebutkan berbagai bentuk kekerasan masih sering terjadi di lingkungan kerja. Mulai dari pelecehan seksual, kekerasan verbal, tekanan psikologis, hingga ancaman pemecatan saat hamil masih menjadi persoalan yang dihadapi banyak pekerja perempuan.
Anggota Perempuan Mahardhika, Disya Halid, menyebut banyak korban memilih diam ketika mengalami kekerasan. Hal ini disebabkan rasa takut kehilangan pekerjaan, takut mendapat stigma, serta minimnya kepercayaan terhadap mekanisme pengaduan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada korban.
“Banyak perempuan memilih diam karena takut kehilangan pekerjaan dan tidak percaya pada mekanisme pengaduan,” ujarnya pada Jumat 1 Mei 2026. Menurutnya, kondisi tersebut justru membuat kekerasan di tempat kerja terus berulang dan memperparah ketimpangan relasi kuasa antara pekerja dan pemberi kerja.
Selain persoalan kekerasan, mereka juga menyoroti menguatnya militerisme dalam tata kelola negara. Pendekatan yang cenderung represif dinilai berdampak pada semakin sempitnya ruang demokrasi, termasuk bagi pekerja yang ingin menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan hak-haknya.
Perempuan Mahardhika menilai budaya represif tersebut juga merambah ke lingkungan kerja. Sikap anti kritik, pembatasan kebebasan berserikat, hingga intimidasi terhadap pekerja yang bersuara dianggap semakin menguat dan membuat pekerja perempuan berada dalam posisi yang semakin rentan.
Melalui aksi ini, mereka mendesak pemerintah dan pihak terkait memastikan perlindungan nyata terhadap pekerja perempuan. Termasuk menghadirkan mekanisme pencegahan, sistem pelaporan yang aman, perlindungan korban, serta penindakan tegas terhadap pelaku kekerasan agar tempat kerja dapat menjadi ruang yang lebih adil dan aman bagi semua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....