DPRD Samarinda Apresiasi Layanan Air, Dorong Cakupan 100 Persen

  • 29 Apr 2026 07:04 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - DPRD Kota Samarinda mengapresiasi capaian layanan Perumdam Tirta Kencana dalam kunjungan lapangan terkait LKPJ Tahun Anggaran 2025. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan adanya perkembangan yang cukup signifikan, khususnya dalam peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Wakil Ketua Pansus LKPJ, Abdul Rohim, menyebut layanan air bersih saat ini telah mencapai angka 84 persen. Capaian tersebut dinilai cukup tinggi dan semakin mendekati target pelayanan 100 persen yang direncanakan dapat terealisasi pada tahun 2029.

“Layanan air bersih saat ini sudah di angka 84 persen,” katanya.

Menurut Abdul Rohim, capaian tersebut menunjukkan adanya komitmen dan kinerja yang konsisten dari Perumdam dalam memperluas jangkauan layanan. Hal ini juga menjadi indikator program-program yang dijalankan selama ini berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.

Selain menilai capaian layanan, DPRD juga melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan. Dari hasil pemantauan, pembangunan dinilai berjalan sesuai dengan perencanaan dan sudah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Tidak ditemukan kendala berarti dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Baik dari sisi konstruksi maupun operasional, seluruhnya dinilai berjalan dengan baik dan memenuhi standar yang diharapkan. Meski demikian, DPRD tetap mendorong agar target layanan dapat dicapai lebih cepat. Percepatan ini dinilai penting agar seluruh masyarakat dapat segera menikmati akses air bersih secara merata.

“Kalau bisa lebih cepat, why not?,” ujar Abdul Rohim pada Selasa 28 April 2026.

Selain itu, DPRD juga membuka peluang untuk peningkatan target Pendapatan Asli Daerah dari sektor Perumdam. Namun, rencana tersebut tetap akan mempertimbangkan kondisi ekonomi serta dinamika global yang dapat mempengaruhi biaya operasional.

Sementara itu, terkait tarif air, DPRD memastikan hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai kenaikan. Kebijakan tersebut dinyatakan belum menjadi agenda dalam waktu dekat, sehingga masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir akan adanya perubahan tarif dalam waktu segera. (zul)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....