Domino Resmi Jadi Cabor FORMAS Balikpapan, Siap Hadapi FORNAS 2027

  • 26 Apr 2026 17:25 WIB
  •  Samarinda

RRI CO.ID,Balikpapan – Citra permainan domino kini mengalami transformasi besar. Melalui naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Balikpapan, domino resmi dipertandingkan sebagai cabang olahraga dalam Festival Olahraga Masyarakat (FORMAS) yang berlangsung pada 25-26 April 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh sedikitnya 64 pasangan peserta ini tidak hanya berasal dari Kota Balikpapan, namun juga dihadiri oleh perwakilan dari Bontang, Samarinda, hingga Penajam Paser Utara (PPU). Menariknya, sejumlah tokoh seperti Ketua KORMI Bontang dan PPU turut serta berpartisipasi di meja pertandingan.

Ketua III KORMI Kota Balikpapan, Muslimin Amin, mengatakan salah satu poin krusial dalam perhelatan ini adalah upaya mengubah persepsi masyarakat terhadap domino. Jika dahulu sering dikaitkan dengan aktivitas perjudian, kini domino diposisikan sebagai olahraga asah otak yang menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme.

“Saat ini domino naik takhta. Para pemain adalah atlet yang terikat aturan main. Mereka wajib berpakaian rapi, mengenakan sepatu, dan dilarang memakai celana pendek. Ini adalah olahraga prestasi sekaligus tradisional,” ujarnya kepada RRI ditemui pada Minggu, 26 April 2026.

Meskipun anggaran yang tersedia cukup terbatas, pihak penyelenggara optimis kegiatan ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan wadah olahraga yang inklusif. Domino kini berada di bawah naungan SORTI (Serikat Olahraga Top Table Indonesia).

Senada dengan semangat KORMI, Dr. Amir, salah satu peserta dan pencinta domino, menekankan bahwa nilai utama dari permainan ini bukanlah hadiah, melainkan filosofi di baliknya.

“Bagi saya, domino bukan sekadar asah otak, tetapi juga melatih emosi dan kesabaran. Yang terpenting adalah silaturahmi. Di area KORMI, setiap orang wajib menebar senyum karena prinsip dasarnya adalah persaudaraan,” ungkap Dosen di salah satu Universitas di Balikpapan.

Ia pun berharap agar pemerintah kota memberikan apresiasi lebih terhadap cabang olahraga ini, misalnya dengan menjadikannya agenda rutin dalam setiap perayaan ulang tahun kota. Hal ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarwarga Balikpapan melalui interaksi yang positif.

Kesuksesan penyelenggaraan di Balikpapan ini menjadi langkah awal persiapan menuju ajang yang lebih besar. Cabang olahraga domino diproyeksikan akan kembali dipertandingkan dalam Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) yang akan digelar di Palu pada tahun 2027 mendatang.

Dukungan pemerintah melalui organisasi independen seperti KORMI diharapkan terus berlanjut guna menjembatani para pencinta domino untuk meraih prestasi di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....