Sosialisasi Energi di Kaltim Soroti Tantangan Bauran Energi
- 26 Apr 2026 12:16 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Sosialisasi efisiensi energi yang digelar BPSDM Kalimantan Timur menghadirkan perspektif nasional terkait transisi energi. Sub Koordinator Bimbingan Teknis Direktorat Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eko Sudarmawan, menyoroti dinamika sektor energi yang terus berkembang.
Eko menjelaskan ke depan energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) diproyeksikan menjadi tulang punggung energi nasional. Namun, dalam implementasinya, masih terdapat berbagai tantangan yang perlu dihadapi.
“Ke depan EBTKE akan menjadi tulang punggung energi di Indonesia. Tetapi realisasi bauran energi masih menghadapi berbagai kendala di lapangan,” ujarnya. Ia menambahkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mengatasi hambatan tersebut.
Menurut Eko, target bauran energi sebesar 24 persen yang direncanakan belum sepenuhnya tercapai. Kendati demikian, potensi energi baru terbarukan di Indonesia dinilai sangat besar dan perlu dimaksimalkan.
Eko juga menyinggung ketergantungan terhadap energi fosil masih cukup tinggi. Padahal, cadangan energi seperti batu bara bersifat terbatas dan tidak dapat diandalkan dalam jangka panjang.
“Cadangan energi fosil memang masih ada, tetapi tidak bisa menjadi solusi jangka panjang. Kita harus mulai beralih ke energi terbarukan,” kata Eko pada Jumat 24 April 2026. Ia menyebut berbagai pengembangan seperti PLTS rooftop, bioenergi, hingga rencana bahan bakar B50 sebagai langkah konkret pemerintah.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman aparatur sipil negara terhadap arah kebijakan energi nasional yang tengah bertransformasi. Dengan meningkatnya tekanan terhadap ketersediaan energi fosil dan tuntutan pengurangan emisi, peran pemerintah daerah menjadi semakin strategis dalam mengimplementasikan kebijakan di tingkat lapangan. (zulf)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....