PPU Perkuat Investasi, RIRU Jadi Instrumen Strategis Daerah
- 25 Apr 2026 09:46 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, melakukan kunjungan strategis ke Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis, 23 April 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi peningkatan investasi di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kehadiran Bupati PPU disambut langsung Kepala DPMPTSP Kaltim, Fahmi Prima Laksana, bersama jajaran. Pertemuan tersebut dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama kepala daerah se-Kalimantan Timur dalam memperkuat Regional Investment Relations Unit (RIRU).
Penguatan RIRU dipandang sebagai instrumen strategis dalam mendorong arus investasi yang lebih terarah dan berkelanjutan. Melalui skema ini, pemerintah daerah dan provinsi berkomitmen membangun koordinasi lintas sektor guna menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif.
Dalam dokumen komitmen tersebut, ditegaskan pentingnya pemanfaatan data yang akurat, peningkatan kualitas layanan perizinan, dukungan anggaran, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap daerah.
Bupati PPU, Mudyat Noor, menegaskan bahwa daerahnya tidak hanya menawarkan potensi, tetapi juga menghadirkan proyek investasi yang siap ditawarkan atau Investment Project Ready to Offer (IPRO). Pemutakhiran data IPRO dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada investor, baik dari sisi kesiapan lahan, kelayakan proyek, maupun dukungan regulasi.
“Penajam Paser Utara siap menjadi mitra strategis bagi para investor, terutama dalam menyambut pertumbuhan ekonomi baru di sekitar IKN,” ujarnya.
Sebagai wilayah penyangga IKN, PPU memiliki posisi strategis dalam menarik minat investasi di berbagai sektor. Mulai dari kawasan industri, logistik pelabuhan, pariwisata, hingga agroindustri menjadi sektor unggulan yang ditawarkan kepada investor.
Salah satu kawasan yang menjadi fokus pengembangan adalah Kawasan Industri Buluminung. Kawasan ini didukung oleh konektivitas logistik yang memadai serta peluang pengembangan industri terpadu di masa mendatang.
Pemerintah Kabupaten PPU juga menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Hal ini diwujudkan melalui kemudahan perizinan, kepastian regulasi, serta penguatan sinergi dengan pemerintah provinsi.
Penguatan RIRU diharapkan mampu mendorong promosi investasi yang lebih efektif dan terukur. Dengan demikian, realisasi proyek investasi di daerah dapat dipercepat dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi.
Langkah ini sekaligus mempertegas optimisme Kalimantan Timur sebagai salah satu episentrum baru investasi nasional. Seiring percepatan pembangunan IKN, peluang ekonomi di kawasan ini dinilai semakin terbuka luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....