Demo Samarinda Kondusif, Polisi Utamakan Pembinaan Peserta Aksi 214

  • 22 Apr 2026 14:44 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Aksi unjuk rasa Selasa, 21 April 2026 di Kantor DPRD Kalimantan Timur dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur berlangsung kondusif sejak pagi hingga sore, meski sempat diwarnai kericuhan pada petang hingga malam hari.

Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro menyampaikan, secara umum jalannya aksi tetap tertib dan aspirasi massa berhasil disampaikan. “Pelaksanaan unjuk rasa bisa berjalan dengan damai, tertib. Aspirasi juga sudah disampaikan di DPRD dan di kantor gubernur,” ujarnya, usai aksi.

Demonstrasi dimulai sekitar pukul 10.00 Wita di Kantor DPRD Kaltim, kemudian berlanjut ke Kantor Gubernur pada pukul 13.00 WITA. Sekitar pukul 17.30 Wita, sebagian massa membubarkan diri. Namun, sebagian lainnya masih bertahan hingga pukul 18.00 Wita.

Ketegangan meningkat ketika massa yang tersisa mulai melemparkan barang seperti kardus dan botol air mineral ke arah Kantor Gubernur. Terpaksa,aparat kepolisian mengambil langkah pembubaran.

Polisi akhirnya memukul mundur massa menggunakan gas air mata dan water cannon. Meski demikian, Kapolda memastikan situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan korban.

“Yang malam ini masih dalam tahapan wajar menurut kami. Semua yang dilakukan sesuai standar operasional. Kita pastikan semuanya aman, tidak ada yang luka, tidak ada yang sakit,” kata Endar.

Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro. (Foto: RRI Samarinda/Chella)

Akibat situasi yang sempat ricuh, beberapa orang pun akhirnya diamankan. Namun, Kapolda memastikan tidak akan mengedepankan tindakan represif, justru pihaknya akan memberikan pembinaan apabila kesalahan yang dilakukan tidak begitu fatal.

Kapolda menegaskan, kepolisian tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Namun, ia mengingatkan agar dilakukan secara bijak dan tidak memicu gangguan keamanan.

“Kalau ada aksi lanjutan, silakan disampaikan dengan cara yang elegan agar tidak menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ucap Endar, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....