Berau Siaga Hadapi Ancaman Musim Kemarau Panjang 2026
- 21 Apr 2026 08:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau – Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat langkah mitigasi menghadapi ancaman musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi pada periode Mei hingga Oktober 2026. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi Kekeringan Lahan yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Jakarta, Senin 20 April 2026, bersama seluruh kepala daerah.
Rakor tersebut menyoroti potensi musim kemarau yang diprediksi menjadi salah satu yang terpanas tahun ini. Pemerintah pusat menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi dampak kekeringan, terutama pada sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan nasional.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan Pemerintah Kabupaten Berau telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman kemarau panjang. Ia menegaskan sektor pertanian menjadi prioritas yang tidak boleh terdampak secara signifikan.
“Pemerintah Kabupaten Berau siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, termasuk memperkuat langkah mitigasi di lapangan agar dampak kemarau panjang dapat diminimalisir, khususnya bagi para petani,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Sri Juniarsih juga memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemkab Berau, di antaranya perbaikan irigasi persawahan melalui sistem perpompaan dan perpipaan, pembangunan embung, penyediaan pompa air, serta pembangunan parit dam di sejumlah wilayah sentra produksi padi.
Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan pemeliharaan jaringan irigasi tersier di empat kecamatan, serta menyiapkan sarana pascapanen berupa alat panen dan mesin pengering (dryer) dengan kapasitas 10 ton untuk mendukung ketahanan produksi petani.
Namun demikian, Sri Juniarsih mengakui masih terdapat kendala di lapangan, salah satunya lahan sawah yang terdampak intrusi air laut sehingga tidak dapat dipanen. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam menjaga stabilitas produksi pangan daerah.
Menanggapi hal itu, Kementerian Pertanian disebut telah mengalokasikan anggaran untuk membantu penanganan permasalahan yang diajukan daerah. Pemkab Berau diminta segera melengkapi administrasi sebagai syarat tindak lanjut bantuan yang saat ini masih dalam proses.
Melalui rakor tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam menghadapi ancaman kemarau panjang. Dengan demikian, ketahanan pangan di Kabupaten Berau tetap terjaga dan kesejahteraan petani dapat terlindungi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....