Skema Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi 21 April di Samarinda
- 20 Apr 2026 08:14 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda menyiapkan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan menyusul rencana aksi unjuk rasa pada 21 April 2026. Rekayasa ini difokuskan di dua titik utama, yakni sekitar Kantor DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kantor Gubernur Kaltim.
Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, mengatakan skema tersebut disiapkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan selama aksi berlangsung.
“Kami akan terapkan rekayasa lalu lintas di dua lokasi itu agar aktivitas masyarakat tetap berjalan,” ujarnya, dikutip pada Senin, 20 April 2026.
La Ode menuturkan, pengalihan arus di kawasan DPRD Kaltim dijadwalkan mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA. Kendaraan dari Jalan MT Haryono menuju Rapak Indah akan diarahkan melalui Jalan Tengkawang, Ulin, Kahoi, hingga Teuku Umar.
Sementara arus sebaliknya dialihkan melalui Teuku Umar, Citra Griya, Adam Malik, Slamet Riyadi, dan Meranti. Para pengendara pun diiimbau untuk menghindari jalur depan DPRD dan memilih rute alternatif guna menghindari antrean panjang kendaraan.
“Kami imbau masyarakat tidak melintas di depan DPRD selama rekayasa berlangsung,” kata La Ode.
Selanjutnya, pengaturan lalu lintas di sekitar Kantor Gubernur Kaltim diberlakukan mulai pukul 12.00 WITA hingga aksi selesai. Pengalihan arus dilakukan dari Simpang Cermai hingga Simpang Muara, termasuk kendaraan dari arah pelabuhan yang akan dialihkan ke jalur samping Kantor Gubernur.
Untuk arus Yos Sudarso menuju Slamet Riyadi, lanjut La Ode, kendaraan diarahkan melewati Jalan Niaga Timur, Pulau Sebatik, Imam Bonjol, hingga Antasari. Sedangkan arah sebaliknya dialihkan melalui Jalan RE Martadinata menuju Perniagaan.
Ia menyebut, penutupan jalan di depan Kantor Gubernur bersifat situasional, bergantung pada jumlah massa di lapangan.
“Kalau massa memadati dua jalur, penutupan bisa dilakukan total,” ujarnya.
La Ode pun mengingatkan masyarakat agar mengatur waktu perjalanan dan mengikuti petunjuk petugas demi kelancaran lalu lintas selama aksi berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....