Pemkab PPU Siapkan Penanganan Terpadu Banjir Rob Babulu

  • 20 Apr 2026 07:26 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan langkah penanganan terpadu menyusul banjir akibat air pasang laut (rob) yang kembali merendam Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Minggu, 19 April 2026. Fokus penanganan diarahkan pada perbaikan infrastruktur dan kajian sistem pengendalian air jangka panjang.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati PPU, Mudyat Noor, saat meninjau langsung lokasi terdampak bersama Wakil Komisi II DPRD PPU Sujiati, Kepala Desa Babulu Laut Sahudi, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Dalam peninjauan itu, pemerintah tidak hanya melihat kondisi genangan, tetapi juga memetakan persoalan utama yang menyebabkan banjir rob kerap berulang di kawasan pesisir tersebut. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah kapasitas drainase yang belum optimal menampung air pasang.

Mudyat Noor mengatakan, penanganan banjir rob tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan pendekatan menyeluruh yang mengintegrasikan aspek teknis dan lingkungan. “Penanganan banjir air pasang di wilayah pesisir seperti Babulu Laut harus terintegrasi, mulai dari pembenahan drainase, normalisasi saluran air, hingga kajian pembangunan tanggul,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan segera melakukan langkah cepat untuk mengurangi dampak genangan, sembari menyiapkan perencanaan jangka panjang yang lebih komprehensif. Upaya tersebut mencakup koordinasi lintas sektor agar program penanganan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, aspirasi warga yang disampaikan secara langsung dalam dialog lapangan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan. Warga mengharapkan adanya solusi permanen agar banjir rob tidak terus berulang setiap musim pasang.

Pemerintah Kabupaten PPU menilai, penanganan banjir pesisir juga berkaitan dengan perencanaan tata ruang dan penguatan infrastruktur kawasan. Oleh karena itu, kajian teknis yang matang akan menjadi dasar dalam menentukan langkah pembangunan ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....