Jumlah Nomor Tanding Porprov Paser Dipangkas Bersama Jumlah Hari Pertandingan
- 19 Apr 2026 17:04 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Setelah memastikan jadwal pelaksanaan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim edisi ke-8 bakal digelar dari 14-27 November 2026 di Kabupaten Paser, beberapa usulan muncul agar tidak mengurangi dari kualitas pesta olahraga akbar di Bumi Etam itu.
Usulan tersebut karena dampak efisiensi anggaran, sehingga pengurangan jumlah nomor tanding bisa menjadi opsi yang paling ideal.
Hanya saja usulan untuk mengurangi jumlah cabor ini ditolak oleh KONI Kaltim, karena cabor-cabor tersebut sudah melaksanakan Babak Kualifikasi (BK) dan jumlah 64 cabor itu pun sudah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK).
Sehingga, opsi paling memungkinkan, berkaitan dengan efisiensi anggaran, adalah dengan mengurangi jumlah nomor tanding, dengan mengacu pada pelaksanaan PON.
Terkait dengan hal ini, Ketua Tim Pengawas dan Pengarah (Wasrah) Porprov, Ego Arifin, Minggu, 19 April 2026, mengatakan berdasarkan arahan Ketua Umum KONI, sudah bekerja untuk melakukan verifikasi nomor-nomor cabor mana saja yang memungkinkan untuk dipangkas.
Tak sampai di situ, Tim Wasrah juga memiliki konsep lain, agar pelaksanaan porprov bisa selaras dengan efisiensi anggaran.
"Kami di Wasrah juga ada konsep untuk mengurangi atau memadatkan jumlah hari pertandingan. Tapi, nanti kami akan koordinasikan lagi dengan Ketua KONI, Technical Delegate (TD) cabor dan PB porprov," ujar Ego menjelaskan.
Ego Arifin memberikan contoh, misalnya untuk cabor pencak silat, misal di awal perencanaan, pertandingan digelar selama 5 hari, bisa dikurangi menjadi 4 hari. Dengan memadatkan jumlah hari ini, menurutnya juga sangat berdampak pada efektivitas dan efisiensi pembiayaan.
"Tapi ini baru konsep, nanti kami usulkan dulu. Kalau sudah sepakat, baru kami finalkan," katanya menjabarkan.
Mengenai langkah antisipasi jika ada cabor yang berkeberatan dengan pengurangan nomor tanding, Ego mengingatkan bahwa kebijakan ini adalah untuk kepentingan bersama.
Kalau pun seandainya ada cabor yang tidak bisa mengurangi nomor tanding, maka opsi lainnya adalah seperti yang ia konsepkan, yakni dengan memadatkan hari pertandingan.
"Yang jelas ini kan kesepakatan bersama dan intinya adalah arahan terkait efisiensi," ujar Ego menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....