Asah Bibit Unggul, Olimpiade Sains Gratis untuk Pelajar Balikpapan

  • 18 Apr 2026 20:07 WIB
  •  Samarinda

RI.CO.ID,Balikpapan - Sebanyak 1.058 pelajar tingkat SD dan SMP di Kota Balikpapan memadati BSCC Dome untuk mengikuti ajang bergengsi OMIBA (Olimpiade Matematika Balikpapan), sebuah kompetisi sains dan matematika perdana yang digelar dalam satu hari penuh. Acara yang diinisiasi oleh Institute Of Mathematics and Science Olympiad Indonesia (IMASO), Unit Matematika dan Sains Olahraga) ini bertujuan menjaring bibit unggul untuk dipersiapkan menuju Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Pendiri IMASO, Rudy Susanto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini lahir dari keprihatinan atas ketertinggalan prestasi sains anak-anak Balikpapan dibandingkan dengan pelajar di Pulau Jawa. Menurutnya, anak-anak lokal sering kali mendominasi di tingkat kota, namun kesulitan bersaing saat berada di level nasional maupun internasional.

"Kita punya mimpi anak-anak Balikpapan harus bisa bersaing di mana pun. Melalui ajang ini, kami ingin mereka tahu bahwa kemampuan di sekolah saja tidak cukup. Soal-soal yang kami berikan 50 persen sudah skala nasional agar mereka tertantang meningkatkan semangat belajar," ujar Rudy kepada RRI pada Sabtu, 18 April 2026.

OMIBA kali ini difokuskan bagi siswa kelas 3, 4, 5 SD serta kelas 7 dan 8 SMP. Pembatasan kelas ini dilakukan agar para peserta memiliki waktu persiapan yang cukup untuk menghadapi seleksi OSN di tahun mendatang, mengingat siswa kelas 6 dan 9 akan segera lulus.

Sistem ujian dilakukan secara daring melalui platform e-ujian yang dilengkapi fitur pengawasan ketat. Meski dikerjakan secara online, panitia memantau aktivitas peserta melalui kamera untuk mendeteksi kecurangan secara real-time.

Rudy juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Balikpapan, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang telah mendukung kegiatan ini, dengan memberikan fasilitas penggunaan gedung secara gratis.

"Harapan kami, dukungan Pemkot Balikpapan bisa terus berlanjut dan menjadikan lomba ini sebagai agenda tahunan. Ini murni untuk mengharumkan nama Balikpapan dan mencetak prestasi bagi anak-anak kita, bukan sekadar cari gengsi," ucapnya.

Rangkaian acara ditutup dengan penganugerahan medali oleh perwakilan dari Wali Kota Balikpapan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan. Meski melombakan Matematika dan Sains, bidang Matematika tercatat masih menjadi kategori yang paling diminati oleh para peserta di Balikpapan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....