Dua Rumah Guru di Kuaro Paser Hangus Terbakar

  • 16 Apr 2026 00:02 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran melanda dua unit rumah guru di kawasan Perumahan Dinas Pendidikan, Jalan Ahmad Yani RT 06, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Selasa 14 April 2026 pagi sekitar pukul 07.30 WITA.

Peristiwa tersebut menghanguskan dua rumah semi permanen berbahan kayu dan menyebabkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan akibat terdampak kobaran api.

Berdasarkan laporan yang dibagikan oleh petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, menjelaskan objek yang terbakar merupakan rumah panggung dengan konstruksi sekitar 90 persen berbahan kayu yang dihuni dua kepala keluarga, ujarnya.

Dalam laporan tersebut juga menerangkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang mencium bau asap dari dalam rumah. "Awalnya, saksi mengira bau tersebut berasal dari pembakaran sampah di sekitar lokasi," katanya.

Namun setelah keluar rumah, saksi melihat kepulan asap putih dari bangunan rumah kayu dua pintu. Menyadari adanya kebakaran, saksi segera menuju Kantor Kecamatan Kuaro untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran, ucapnya.

Tidak lama kemudian, personel Polsek Kuaro tiba di lokasi dan langsung melakukan pengamanan serta sterilisasi jalur guna memperlancar akses mobil pemadam menuju titik kejadian.

Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Damkar Kecamatan Kuaro, BPBD Kabupaten Paser, Polsek Kuaro, Koramil Kuaro, MPA, PLN, serta masyarakat setempat.

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, total tiga kepala keluarga dengan 11 jiwa terdampak, masing-masing Arul Sulistiansyah dan Six Wahyudi yang rumahnya terbakar, serta satu keluarga lainnya terdampak imbas kebakaran.

Tim gabungan juga melakukan assessment dan pendataan di lokasi serta berupaya mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar permukiman.

Kendala yang dihadapi saat proses pemadaman awal adalah aliran listrik yang belum padam sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan penanganan.

Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp120 juta dengan kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan berawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....