Antisipasi El Nino, BPBD Paser Bentuk Tim Reaksi Cepat dan Gelar Rapat OPD Terkait
- 06 Apr 2026 15:34 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Menjelang memasuki pekan kedua April 2026, fenomena cuaca di Kabupaten Paser dinilai masih tahap normal berdasarkan informasi dari website resmi BMKG yang terus dipantau oleh BPBD Kabupaten Paser.
Namun, Kepala BPBD Paser, Ruslan menyampaikan informasi bahwa Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) khususnya Kabupaten Paser di prediksi akan memasuki musim kemarau panjang atau El Nino dari April hingga puncaknya pada Agustus 2026.
Menurutnya musim kemarau panjang itu bisa mengakibatkan kekeringan dan berdampak pada sektor pertanian, kesehatan, infrastruktur, pangan dan air bersih, sehingga BPBD Paser membentuk Tim Reaksi Cepat untuk penanganan awal.
"Untuk di OPD alhamdulillah sudah kita bentuk tim reaksi cepat dalam mengantisipasi atau dalam merespons suatu keadaan yang seperti itu," ucap Ruslan, saat ditemui rri.co.id, Senin 6 April 2026.
Dalam mengantisipaai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah, maka sebelumnya BPBD Paser mengikuti kegiatan di IKN yang digelar oleh BPBD Kaltim.
"Sebelumnya kami diundang oleh Provinsi dalam antisipasi karhutla kemarin juga bagian sebagian daripada itu juga merupakan antisipasi dalam rangka untuk menghadapi musim yang diprediksikan di bulan April dengan puncaknya di bulan Agustus tadi kekeringan tadi di antaranya yang dibahas kemarin khususnya di IKN," ujarnya.
Lebih lanjut, Ruslan menerangkan arahan dari BPBD Kaltim untuk kabupaten/kota agar segera membahas prediksi musim kemarau panjang ini di daerahnya masing-masing dengan melibatkan OPD terkait sebagai bentuk antisipasi awal.
"Selanjutnya upaya BPBD Provinsi akan berkolaborasi atau mengkoordinasikan ke tingkat kabupaten. Untuk di daerah tentunya kami juga harus berdasarkan kondisi daerah kita, rencana kami nanti di April ini kami juga perlu kewaspadaan dengan mengadakan rapat," katanya Ruslan.
Dirinya menyebutkan perlu adanya keterlibatan OPD terkait demi menjaga wilayah dari adanya peristiwa kebakaran besar.
"Nanti di dalamnya ada dari terutama yang termasuk tim reaksi cepat dari kita yang kita undang, dari TNI, Polisi, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Pertanian, dan sektor lingkungan hidup," ujarnya.

Rencananya dalam waktu dekat ini BPBD Paser akan menggelar rapat tersebut setelah menghadap Sekretaris Daerah. Mengingat di Paser sendiri musim hujan sudah mulai berkurang, dan di prediksi bakal memasuki musim kemarau.
Ruslan juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat khususnya Kepala Desa, agar segera melapor jika terjadi adanya kebakaran dan melakukan pencegahan awal seperti pelatihan-pelatihan, serta mensosialisasikan kepada warganya untuk bersiap menghadapi musim kemarau panjang tahun ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....