Dharma Santhi Nyepi di Kukar, Wagub Apresiasi Toleransi Warga
- 05 Apr 2026 17:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menghadiri acara Dharma Santhi sebagai puncak rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948, Jumat 3 April 2026 di Pura Paso Pati, Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan ini menjadi momentum penting mempererat kerukunan antarumat beragama di Kalimantan Timur.
Acara yang mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Nusantara Harmoni, Indonesia Maju” berlangsung khidmat dan sarat makna spiritual. Rangkaian kegiatan diawali dengan tabuhan Seke Gong Candra Kirana, dilanjutkan lagu Indonesia Raya, tari penyambutan, pembacaan Sloka, hingga puncak Dharma Wacana oleh Romo Mangku Sukardi yang memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada umat Hindu.
Dalam sambutannya, Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Kaltim, Semuel, menyampaikan harapan agar umat Hindu di Kabupaten Kutai Kartanegara dapat terus memperoleh dukungan dari pemerintah daerah. Ia menilai sinergi antara umat dan pemerintah menjadi kunci dalam pemenuhan kebutuhan keagamaan serta pembinaan umat secara berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memberikan perhatian penuh kepada umat Hindu. “Kami telah sepakat untuk memberikan dukungan penuh agar umat Hindu dapat menjalankan dan memenuhi kebutuhan keagamaannya,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, dalam sambutannya mengapresiasi masyarakat Desa Kerta Buana atas terjaganya semangat toleransi dan kebersamaan. Ia menilai keberagaman budaya yang ditampilkan dalam acara tersebut mencerminkan harmoni yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan tahun baru ini, umat Hindu di Kalimantan Timur bisa semakin sukses, lebih bahagia, dan terus mengutamakan gotong royong sebagai filosofi hidup,” ucap Seno Aji.
Perayaan Dharma Santhi juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni lintas budaya, seperti tari Dayak oleh penari Embalut, Tari Tenun oleh Sanggar Lia Prasati, serta Tari Joged dan Genjek oleh penari Bali bersama masyarakat Desa Kerta Buana. Kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman doorprize yang menambah semarak acara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kutai Kartanegara Rendra, Ketua DPC Gerindra Kukar Alief, Camat Tenggarong Seberang, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kaltim I Made Subamia, Kepala Desa Kerta Buana I Dewa Ketut Ad Basuki, serta tokoh agama Hindu, sulinggih, pinandita, pemuka adat, dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas dukungan lintas sektor terhadap penguatan nilai toleransi dan kehidupan beragama di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....