BBPJN PPK 1.3 Kuaro-Kademan Lakukan Pengerjaan Konstruksi Penanganan Longsor

  • 03 Apr 2026 21:53 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Timur (BBPJN Kaltim), melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3, tengah melakukan pengerjaan perbaikan atau penambalan bahu jalan di ruas Kuaro - Kademan, Kabupaten Paser.

Hal ini seperti yang dijelaskan PPK 1.3 Ruas Kuaro - Kademan - Penajam, Eko Santoso, bahwa pengerjaan konstruksi jalan ini dilakukan pasca lebaran agar tidak mengganggu aktifitas arus balik, sehingga baru saat ini dikerjakan.

"Setelah itu kita mulai pekerjaan yang terkait preservasi jembatan, preservasi jalan itu kan mulai pengukuran topografi terkait untuk panjang maupun struktur tanah. Makanya setelah dilakukan topografi nanti akan disesuaikan dengan kondisi lapangan," ujar Eko Santoso saat dihubungi rri.co.id, Jumat 3 April 2026.

Dari beberapa pekerjaan konstruksi, Ia menyebut fokus utamanya yakni penanganan pertama mencegah terjadinya longsor di ruas jalan tersebut dengan diawali melakukan penebalan jalan agar arus lalu lintas bisa berjalan lancar untuk sementara ini.

"Kebetulan yang kita prioritaskan itu nanti penanganan longsoran yang di ruas jalan dekat-dekat di Kuaro - Kademan ya. Sebenarnya itu bukan longsor yang langsung jatuh gitu ya, cuma karena penurunan badan jalan sehingga sisi pinggir jalan itu harus kita perkuat makanya kita langsung penanganan perkuatan dinding jalan," katanya menerangkan.

PPK 1.3 Kuaro - Kademan - Penajam (BBPJN Kaltim), Eko Santoso.

Eko menjelaskan, untuk melakukan penanganan utama memperkuat dinding di ruas Kuaro - Kademan akan dilakukan pada Mei mendatang, sehingga sementara melakukan leveling badan jalan di area tersebut untuk sebagai upaya pencegahan diawal.

"Penurunan itu kita aspal aja supaya enggak terlalu beda tinggi di jalan tersebut. Jadi mulai nantinya setelah setelah dindingnya dikerjakan, nanti kita perbaiki lagi bahu jalan," ujarnya Eko.

Eko menambahkan, pengerjaan untuk membuat penahan dinding agar tidak terjadinya longsor tersebut membutuhkan waktu, sehingga penanganan awal sementara dilakukan penguatan badan jalan saja.

"Maksud itu kan karena dindingnya itu butuh 3-4 bulan pekerjaan kan jadi badan jalan ini tetap harus bisa fungsional gitu. Makanya di leveling agar tidak mengganggu lalu lintas. Karena butuh 3 sampai 4 bulan untuk penyelesaian pekerjaan dinding penahan tanah itu," katanya menambahkan.

Dalam pengerjaan konstruksi leveling badan jalan di ruas Kuaro - Kademan ini sepanjang 800 meter.

Eko berharap kepada masyarakat untuk memahami dan mengurangi kecepatan di area tersebut saat melintas agar perjalanannya bisa aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....