BPMP Kaltim Perkuat Konsolidasi Pendidikan Berkualitas Merata

  • 02 Apr 2026 06:35 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Momentum konsolidasi nasional dan konsolidasi daerah menjadi pijakan penting bagi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Timur. Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, BPMP memiliki tugas utama untuk memastikan kebijakan pusat terkait pendidikan bisa terimplementasi dengan baik di daerah. Hal ini ditegaskan Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Timur, Jarwoko.

Menurutnya, pemerintah wajib memastikan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. "Tugas utama sebenarnya adalah melaksanakan kebijakan-kebijakan kementerian yang ada di daerah. Nah, konsolnas dan konsolda itu adalah bagian rangkaian yang penting, terutama bagaimana kita mengikhtiarkan dan mengupayakan supaya bisa memenuhi amanat konstitusi bahwa pelayanan pendidikan itu harus bermutu untuk semuanya," kata Jarwoko kepada RRI pada Dialog Khusus Senin 16 Maret 2026.

Jarwoko menekankan, pendidikan tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir pihak, melainkan harus menjadi hak dasar yang mutunya terjamin bagi setiap anak didik di Kalimantan Timur. Isu strategis ini menjadi inti dari rangkaian koordinasi yang sedang diperkuat antara pemerintah pusat dan daerah saat ini.

"Kita memerlukan dukungan dari semua pihak dan kita tahu kalau urusan pendidikan itu bukan semata-mata urusan pengajaran, tetapi kita sedang menyiapkan generasi. Jadi kalau kita bicara generasi maka semua unsur yang berkepentingan terhadap generasi ini akan menjadi sebuah tanggung jawab. Bahkan saya mengatakan kalau kita sudah bicara generasi itu bukan semata-mata tanggung jawab kedinasan, tetapi ini sudah jauh lebih penting. Kita sedang membicarakan masalah kemanusiaan," ujarnya.

BPMP Kalimantan Timur menyadari tantangan geografis di daerah ini seringkali menciptakan disparitas mutu. Perbedaan kualitas antara sekolah di kota dan di desa, serta antar-satuan pendidikan di wilayah yang sama, masih menjadi realita yang harus dihadapi. Salah satu solusi yang ditawarkannya adalah penggunaan teknologi digital untuk menyetarakan kesempatan belajar.

Dengan bantuan perangkat digital, siswa di wilayah pedesaan diharapkan bisa mengakses materi dan standar pembelajaran yang sama dengan mereka yang berada di perkotaan. Selain teknologi, pendekatan moral dan kolaboratif menjadi kunci utama. Jarwoko mengajak seluruh pihak untuk memandang urusan pendidikan sebagai upaya besar dalam menyiapkan generasi masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....