KONI Kaltim Agendakan Pelaksanaan Musorprov April 2026

  • 31 Mar 2026 18:10 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim langsung bergerak untuk menyiapkan agenda besarnya yakni Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub), setelah sebelumnya pada Senin 30 Maret 2026 kemarin SK Hibah Tahun Anggaran 2026 sudah ditandatangani.

Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, pada Selasa 31 Maret 2026 menggelar rapat internal, di Samarinda, untuk membahas mengenai musyawarah tersebut dengan diawali menujuk panitia pelaksana dan pengarah.

"Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemprov, dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur, juga dari OPD teknis Plt Kepala Dispora Kaltim yang Senin kemarin sekitar pukul 18.35 Wita, menyampaikan bahwa SK hibah sudah ditandatangani," ucap Rusdi.

Dengan sudah ditekennya SK hibah oleh Gubernur, selanjutnya KONI bersama Dispora Kaltim akan melaksanakan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Hal ini pun sejalan dengan harapan KONI agar NPHD ini bisa dituntaskan secepatnya, supaya agenda organisasi tidak terhambat.

"Setelah SK diteken, kami langsung bekerja maraton dan melaksanakan rapat pimpinan, yang memutuskan jadwal pelaksanaan Musorprov dan disepakati akan digelar pada akhir April," ujarnya.

Kendati demikian, Rusdi mengaku belum bisa menentukan tanggal pastinya. Sebab, untuk menetapkan waktu itu, KONI berkepentingan untuk bisa bertemu lebih dulu dengan Gubernur untuk meminta arahan dan kesediaan waktu agar bisa menghadiri pembukaan Musorprov.

Rusdi memastikan tidak ada lagi agenda rapat koordinasi menjelang Musorprov. Mengingat sebelumnya, KONI telah melaksanakan rapat kerja.

Oleh karena itu, terkait penentuan persyaratan akan dibahas bersama pimpinan yang kemudian akan dibawa ke pleno besar.

"Tadi juga kita sudah memutuskan, untuk kepanitiaan Musorprov, ketua pengarah atau Steering Commitee (SC) ditunjuk Ketua V KONI Kaltim, Bapak Saparuddin dan Organizing Committee, Bapak Husinsyah yang juga ketua harian KONI Kaltim," kata Rusdi menjelaskan.

Dalam rapat tersebut, KONI Kaltim telah menunjuk Ego Arifin sebagai ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon ketua umum periode 2026-2030, yang akan didampingi Ashari Abubakar sebagai sekretaris.

Sementara untuk keanggotaan TPP, sesuai keputusan pada rakerprov Februari lalu, akan diisi 7 perwakilan dari pengurus provinsi (pengprov) cabor.

"Jadi jumlah TPP ada 9 orang, 2 dari KONI Kaltim dan 7 dari perwakilan pengprov. Untuk yang tujuh perwakilan cabor ini, nanti kami akan segera bersurat kepada mereka untuk segera menentukan nama-nama yang diusulkan," ujarnya menerangkan.

TPP sendiri nanti akan bertugas untuk membuka dan menerima pendaftaran calon ketua serta menyeleksi persyaratan yang ditetapkan KONI Kaltim. Namun, sebelum itu, KONI Kaltim akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan KONI Pusat.

"Yang pasti gambaran persyaratan itu, calon ketua harus memiliki 30 persen dukungan dari pemilik suara. Masing-masing 30 persen dari KONI kabupaten/kota dan 30 persen dari pengprov cabor ditambah badan fungsional," kata Rusdi.

Saat ini, ada sejumlah nama yang tengah naik disebut-sebut akan bersaing dalam bursa pemilihan ketua KONI Kaltim untuk menduduki kursi panas Ketua, yakni Anderiy Syachrum, Rusman Ya'qub dan Jawad Sirajuddin.

Rusdi pun menyampaikan bahwa siapa pun yang maju dipersilahkan berkompetisi dengan jujur dan adil.

"Silakan mereka berkompetisi. Yang pasti kami akan melaksanakan musorprov ini seadil-adilnya, demokratis dan kondusif. Karena yang kita bangun ini adalah semangat prestasi, bukan individu," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....