Pasca Lebaran, Satlantas Pastikan Tidak Ada Balap Liar di Kukar

  • 28 Mar 2026 19:56 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan situasi lalu lintas di wilayah Tenggarong dan sekitarnya tetap kondusif hingga usai perayaan Idulfitri. Hingga masa libur Lebaran berakhir, tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar yang biasanya meresahkan masyarakat.

Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengatakan kondisi ini menjadi perkembangan positif dibandingkan momentum libur panjang pada tahun-tahun sebelumnya, yang kerap diwarnai aksi kebut-kebutan di sejumlah ruas jalan.

Menurutnya, nihilnya balap liar tidak lepas dari patroli rutin yang dilakukan personel Satlantas, terutama pada malam hari di titik-titik yang sebelumnya rawan.

“Alhamdulillah, sampai usai Lebaran ini tidak ada aktivitas balap liar di wilayah Kukar. Situasi lalu lintas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengawasan difokuskan di sejumlah ruas jalan yang sebelumnya sering dijadikan lokasi balapan liar, seperti Jalan Pesut, kawasan Timbau, hingga Jalur 2 Tenggarong arah Samarinda.

Patroli malam terus dilakukan untuk memastikan para pengendara menggunakan jalan sesuai peruntukannya dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.

Selain pengawasan langsung, Satlantas juga menilai adanya kegiatan street run turut membantu menekan aksi balap liar di jalan umum, karena memberikan ruang yang lebih tertib bagi para pecinta otomotif.

Meski tidak ditemukan balap liar, pihak kepolisian masih tetap memberikan teguran kepada pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi atau berkendara secara ugal-ugalan.

“Kami tetap melakukan peneguran jika ada pengendara yang kebut-kebutan karena hal itu tetap berpotensi membahayakan pengguna jalan lain,” katanya.

Satlantas Polres Kukar berharap kondisi tertib lalu lintas ini dapat terus terjaga, tidak hanya selama Ramadan dan libur Lebaran, tetapi juga pada hari-hari biasa.

“Kami berharap kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak muda, semakin meningkat agar tidak menggunakan jalan raya untuk kegiatan yang membahayakan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....