Polisi Amankan Ayah Sambung Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Samarinda

  • 27 Mar 2026 10:31 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Kepolisian Sektor (Polsek) Samarinda Kota mengamankan seorang pria yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak remaja di Samarinda. Pria tersebut merupakan ayah sambung korban dan saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Kepala Polsek (Kapolsek) Samarinda Kota, Kompol IGN Adi Suarmita, mengatakan laporan dugaan kasus tersebut baru diterima pihaknya pada Selasa, 25 Maret 2026.

“Hari ini kami menerima laporan terkait dugaan pelecehan terhadap anak yang diduga dilakukan oleh ayah sambung korban. Laporan disampaikan oleh tante korban,” kata Adi.

Ia menjelaskan, terduga pelaku telah diamankan oleh polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku diamankan pada hari yang sama sekitar pukul 13.00 Wita di kediamannya.

“Pelaku sudah kami amankan hari ini sekitar pukul 13.00 Wita di rumahnya dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, dugaan peristiwa tersebut telah berlangsung cukup lama. Namun, penyidik masih mendalami keterangan korban untuk memastikan rangkaian kejadian yang sebenarnya.

Dalam proses pemeriksaan, polisi juga melibatkan pendamping dari relawan perlindungan anak. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu korban saat memberikan keterangan kepada penyidik.

“Kami bekerja sama dengan tim TRC-PPA Kaltim untuk mendampingi korban selama proses pemeriksaan,” kata Adi.

Terkait pengakuan pelaku, Kapolsek mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman. Hasil lengkap pemeriksaan akan disampaikan setelah proses gelar perkara dilakukan.

Ia juga menegaskan, pihaknya belum dapat menyimpulkan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Adapun pihak yang pertama kali mengetahui dugaan peristiwa tersebut adalah keluarga korban.

“Informasi awal yang mengetahui kejadian ini adalah tante korban. Yang mendampingi proses pelaporan juga dari pihak keluarga tersebut,” ujarnya.

Terduga pelaku diketahui bekerja sebagai pekerja swasta. Sementara proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta dalam kasus tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....