Satgas Yonzipur 17/AD Tuntaskan 218 Jembatan di Aceh dalam 2,5 Bulan
- 18 Mar 2026 20:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Satuan Tugas (Satgas) Yonzipur 17/AD berhasil menyelesaikan misi percepatan penanggulangan bencana (Gulbencal) di Provinsi Aceh dengan hasil gemilang. Sebanyak 215 personel yang diberangkatkan sejak akhir 2025 mampu menuntaskan pembangunan 218 jembatan, termasuk jembatan Bailey dan jembatan gantung, serta merehabilitasi berbagai fasilitas umum dalam waktu 2,5 bulan.
Kepulangan prajurit Yonzipur 17/Ananta Dharma disambut langsung oleh Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) VI/Mulawarman, Brigadir Jenderal TNI Andy Setiawan, di Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi dedikasi dan kerja keras Satgas dalam menangani dampak banjir bandang di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya.
“Ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam pemulihan pascabencana,” ujar Andy.
Fokus utama Satgas adalah memulihkan akses jalan dan jembatan yang terputus akibat bencana. Selain itu, personel juga memperbaiki fasilitas umum seperti sekolah, masjid, dan meunasah, serta membangun hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.
Salah satu prajurit, Sersan Kepala Hasibuan, mengungkapkan bahwa selama bertugas mereka menghadapi berbagai tantangan, terutama kondisi lapangan yang sulit akibat timbunan lumpur.
“Kami berupaya bekerja siang dan malam demi tercapainya perbaikan yang optimal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa ada rasa haru saat harus meninggalkan warga terdampak yang telah dibantu selama bertugas. Namun, ia bersyukur dapat menyelesaikan misi kemanusiaan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Wilayah operasi Satgas meliputi Kecamatan Samudera, Jambo Aye, Muara Batu, Sawang, dan Bluka Teubai di Aceh Utara, hingga Kabupaten Gayo Lues. Keberhasilan pembangunan infrastruktur ini turut menghidupkan kembali mobilitas masyarakat serta roda perekonomian di wilayah terdampak.
Operasi ini merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memastikan kehadiran negara dalam situasi darurat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....