Inovasi 'Si Jebol' Bantu UMKM Dapatkan Izin Edar BPOM

  • 15 Mar 2026 07:11 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program pembinaan dan inovasi layanan yang memudahkan pelaku usaha dalam memenuhi standar keamanan serta legalitas produk.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui inovasi layanan pendampingan bagi pelaku usaha. Program ini dirancang untuk membantu UMKM memahami proses perizinan serta persyaratan yang harus dipenuhi agar produknya dapat dipasarkan secara luas dan aman bagi masyarakat.

Ketua Tim Pengawas Farmasi BBPOM Samarinda, Dyah Agustiani Syarifah mengatakan inovasi tersebut dikenal dengan nama “Si Jebol” atau Sertifikasi Jemput Bola. Program ini memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, khususnya di sektor pangan olahan, obat bahan alam, maupun produk kosmetik agar dapat memperoleh izin edar dari Badan POM.

“Melalui inovasi Si Jebol kami membantu UMKM pangan olahan dan produk lainnya untuk mendapatkan izin edar BPOM,” ujar Dyah pada Jumat 13 Maret 2026.

Menurut Dyah, program tersebut dinilai mampu meningkatkan jumlah pelaku usaha yang berhasil memperoleh izin edar setiap tahunnya. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh mulai dari penyusunan dokumen, pemenuhan persyaratan administrasi, hingga tahapan sertifikasi yang ditetapkan oleh Badan POM.

Selain memberikan pendampingan langsung, BBPOM Samarinda juga menyediakan fasilitas konsultasi bagi pelaku usaha yang mengalami kendala dalam proses perizinan. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait standar produksi serta keamanan produk yang beredar di masyarakat.

Di samping inovasi Si Jebol, BBPOM Samarinda juga mengembangkan beberapa inovasi layanan lainnya. Di antaranya layanan pengujian sampel secara cepat serta program podcast edukasi yang membahas berbagai informasi terkait keamanan obat dan makanan.

Dyah menambahkan, berbagai inovasi layanan yang dikembangkan BBPOM Samarinda merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan memperkuat peran masyarakat dalam memilih serta menggunakan produk obat dan makanan yang aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....