Runstreet Ramadan Tenggarong Ditutup, Berlanjut Tahun Depan
- 15 Mar 2026 03:48 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Gelaran Runstreet Ramadan 2026 yang berlangsung selama sepuluh hari di kawasan depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara, Jalan Monumen Timur, Tenggarong, resmi berakhir pada Sabtu, 14 Maret 2026. Penutupan kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri.
Lomba lari jalanan yang digelar setelah salat tarawih itu berhasil menarik perhatian ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga peserta dewasa turut meramaikan kegiatan yang menjadi salah satu agenda olahraga populer selama bulan Ramadan di Tenggarong.
Ketua Panitia Runstreet Ramadan, Sadam Jordi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Dukungan dari pemerintah daerah, unsur Forkopimda, sponsor, serta para donatur dinilai menjadi faktor penting keberhasilan acara yang digelar setiap tahun di bulan suci Ramadan.
Ia mengungkapkan bahwa pada malam penutupan tercatat sekitar 150 peserta mengikuti perlombaan dari berbagai kategori. Bahkan, sejumlah peserta datang dari luar daerah seperti Samarinda untuk ikut meramaikan kompetisi tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak. Harapannya, kegiatan Runstreet Ramadan ini dapat terus dilaksanakan dan berkembang lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam sambutannya memberikan penghargaan kepada panitia dan komunitas olahraga yang telah berinisiatif menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan Runstreet Ramadhan hingga memasuki tahun ketiga menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat. Ia pun menilai kegiatan tersebut memiliki dampak positif karena mampu menjadi ruang bagi anak muda untuk menyalurkan minat olahraga sekaligus mempererat hubungan sosial selama bulan Ramadhan.
“Ini bukan sekadar lomba lari, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan dan gaya hidup sehat bagi masyarakat, terutama generasi muda,” katanya.
Aulia juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini layak mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah, termasuk kemungkinan dukungan melalui anggaran daerah agar pelaksanaannya ke depan dapat semakin berkembang.
Ia berharap Runstreet Ramadan dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat setiap bulan Ramadhan. “Insyaallah kegiatan ini bisa terus berlanjut dan kita bertemu lagi pada Ramadhan tahun depan,” ujarnya.
Menandai berakhirnya kegiatan tersebut, Bupati Kukar secara resmi menutup Runstreet Ramadan 2026 dengan ucapan syukur. “Dengan mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, kegiatan Runstreet Ramadan pada malam hari ini secara resmi saya nyatakan ditutup,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kukar bersama Sekretaris Daerah Kukar Sunggono serta unsur Forkopimda yang hadir juga turut memberikan sumbangan hadiah bagi para pemenang lomba pada malam penutupan.
Runstreet Ramadan sendiri menjadi salah satu rangkaian kegiatan masyarakat selama bulan suci di Kutai Kartanegara. Selain memeriahkan suasana Ramadhan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....