Lahan Terminal Terpadu Pertamina Palaran Siap, Warga Harap Serap Tenaga Lokal

  • 07 Mar 2026 12:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kecamatan Palaran memastikan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Terminal Terpadu Pertamina telah dalam kondisi siap. Area tersebut diperkirakan memiliki luas sekitar tujuh hektare dan telah dibebaskan sejak beberapa waktu lalu oleh pihak perusahaan.

Camat Palaran, Muhammad Dahlan, mengatakan lahan tersebut sudah dipagari dan tidak memiliki persoalan dengan kepemilikan masyarakat. Hal ini membuat proses pembangunan dinilai dapat berjalan tanpa kendala terkait status tanah.

“Untuk lahannya sudah clear dan tidak ada masalah karena memang sudah lama dibebaskan oleh pihak Pertamina,” ujarnya di salah satu hotel di Samarinda pada Kamis 5 Maret 2026.

Selain lahan, akses menuju lokasi proyek juga dinilai sangat memadai. Terminal tersebut berada di tepi jalan utama sebelum Jembatan Mahakam IV atau yang dikenal masyarakat sebagai Jembatan Kuning.

Dengan posisi tersebut, kendaraan proyek maupun distribusi nantinya tidak perlu melewati permukiman warga. Akses langsung ke jalan utama dinilai akan mempermudah mobilitas selama proses pembangunan berlangsung.

Di sisi lain, masyarakat sekitar juga menyampaikan sejumlah harapan terkait pembangunan terminal tersebut. Warga berharap proyek ini dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar lokasi. “Kami juga menyampaikan kepada pihak Pertamina agar tenaga kerja lokal bisa dilibatkan, terutama saat tahap konstruksi pembangunan,” kata Dahlan.

Menurut Dahlan, keterlibatan tenaga kerja lokal penting untuk mencegah munculnya kecemburuan sosial di masyarakat. Selain tenaga kerja, penggunaan kendaraan atau jasa lokal juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....