Pemkab Kukar Alokasikan Rp15 Miliar Perbaiki Jalan Rusak Kota Bangun–Kenohan

  • 05 Mar 2026 15:28 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalokasikan anggaran sekitar Rp15 miliar pada tahun 2026 untuk memperbaiki ruas jalan rusak di jalur Kecamatan Kota Bangun menuju Kenohan, yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di wilayah hulu Kukar.

Berdasarkan pemetaan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, terdapat sekitar 4 kilometer ruas jalan yang mengalami kerusakan di jalur tersebut. Dari total itu, sedikitnya tujuh titik berada dalam kondisi cukup parah dan membutuhkan penanganan segera.

Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan dua skema anggaran untuk mempercepat perbaikan jalan tersebut. Sebesar Rp5 miliar dialokasikan untuk kegiatan pemeliharaan rutin, sementara Rp10 miliar lainnya digunakan untuk pekerjaan konstruksi fisik pada tahun anggaran 2026.

“Totalnya kurang lebih Rp15 miliar. Arahan Bapak Bupati agar penanganan jalan ini bisa dipercepat sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” kata Wiyono, 4 Maret 2026.

Ia menjelaskan, kerusakan jalan tidak hanya terjadi di ruas Kota Bangun–Kenohan, tetapi juga ditemukan di sejumlah wilayah lain seperti Kecamatan Muara Kaman dan beberapa kawasan lainnya di Kukar.

Namun, luasnya wilayah serta keterbatasan anggaran membuat penanganan infrastruktur jalan harus dilakukan secara bertahap. “Dengan kondisi wilayah yang cukup luas, tentu perbaikan tidak bisa dilakukan sekaligus. Penanganannya dilakukan secara bertahap sesuai prioritas,” ujarnya.

Wiyono menambahkan, kerusakan jalan di sejumlah ruas dipengaruhi berbagai faktor teknis, mulai dari kondisi struktur tanah hingga faktor cuaca.

Selain itu, kendaraan yang melintas sering kali membawa muatan melebihi kapasitas jalan. Padahal, jalan dengan status kabupaten idealnya hanya dilalui kendaraan dengan beban sekitar 8 hingga 10 ton.

“Di lapangan, kendaraan yang melintas sering membawa muatan lebih dari itu. Hal ini tentu mempercepat kerusakan jalan, apalagi jika ditambah faktor cuaca,” katanya. Meski demikian, Pemkab Kukar memastikan upaya perbaikan jalan akan terus dilakukan setiap tahun sesuai kemampuan anggaran daerah.

“Pada prinsipnya kami tetap berupaya melakukan penanganan secara bertahap. Namun memang kecepatan kerusakan jalan sering kali lebih tinggi dibandingkan kemampuan anggaran untuk memperbaikinya,” ujar Wiyono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....