Sinergi RT, Kelurahan dan Aparat Jaga Budaya Gotong Royong
- 04 Mar 2026 13:12 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Semangat gotong royong warga Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, dinilai tetap terjaga meski terjadi perubahan skema insentif dalam program pembangunan berbasis RT tahun ini.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sempaja Utara, Muhammad Kacong, mengatakan kegiatan kerja bakti di wilayahnya masih berjalan aktif dan rutin dilaksanakan oleh masing-masing RT.
“Alhamdulillah sampai hari ini kegiatan gotong royong di Kelurahan Sempaja Utara sangat aktif. Masyarakat masih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan,” ujarnya, Rabu, 4 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pada 2025 lalu terdapat alokasi anggaran sebesar Rp600 ribu per bulan untuk dua kali kegiatan gotong royong. Namun pada 2026, skema tersebut berubah menjadi satu kali kegiatan per bulan dengan anggaran Rp300 ribu.
“Memang ada perubahan dari sisi anggaran, sekarang satu bulan satu kali kegiatan dengan Rp300 ribu. Tapi itu tidak mengurangi niat masyarakat kami untuk tetap gotong royong,” ucapnya.
Menurut Kacong, gotong royong tidak semata bergantung pada insentif program. Kesadaran kolektif warga menjadi faktor utama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
“Kita tidak hanya mengacu pada anggaran program. Kalau melihat lingkungan kurang bersih, tanpa disuruh atau tanpa instruksi pun warga harus bergerak. Kebersihan itu yang paling penting untuk lingkungan kita,” katanya.
Ia menambahkan, setiap RT telah memiliki jadwal kerja bakti tersendiri. Minimal dalam satu bulan dilaksanakan dua kali kegiatan, dan bisa ditambah sesuai kebutuhan lapangan. Selain itu, sinergi dengan pihak kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas turut memperkuat partisipasi masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai mampu menjaga konsistensi kegiatan gotong royong di berbagai titik lingkungan.
“Dengan kebersamaan antara pemerintah kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPM, dan masyarakat, semangat gotong royong di Sempaja Utara tetap terjaga,” ujarnya.
Kacong berharap budaya gotong royong yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat dapat terus dipertahankan, tidak hanya karena program atau insentif, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....