Sempaja Utara Perkuat Bank Sampah dan Tata TPS Liar

  • 04 Mar 2026 12:53 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, SamarindaPemerintah Kelurahan Sempaja Utara terus mendorong pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat untuk menekan penumpukan di sejumlah titik rawan. Langkah ini dilakukan seiring masih munculnya keluhan terkait tumpukan sampah yang meluber hingga ke badan jalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Sempaja Utara, Asef Setiawan, mengatakan pihaknya telah membentuk bank sampah dibeberapa titik sebagai salah satu solusi pengurangan volume sampah rumah tangga.

"Bank sampah menjadi sarana pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis seperti plastik dan kertas, sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan sementara," ujarnya, Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menambahkan, ke depan pihak kelurahan berharap pengelolaan serupa dapat ditambah di beberapa titik lain. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengurangi beban TPS sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam memilah sampah dari rumah.

Selain penguatan bank sampah, persoalan lain yang menjadi perhatian adalah keberadaan titik pembuangan liar di Jalan Pinang Seribu. Asef menjelaskan, lokasi tersebut sebenarnya merupakan lahan kosong milik warga, bukan TPS resmi milik pemerintah.

Namun karena kebiasaan masyarakat membuang sampah di lokasi itu, area tersebut akhirnya dipenuhi tumpukan sampah dan kerap menimbulkan keluhan. "Jika tidak segera diangkut, sampah bisa melebar hingga ke badan jalan dan mengganggu pengguna jalan," ucapnya.

Pemerintah kelurahan telah mengusulkan pemindahan titik pembuangan ke lokasi yang lebih representatif dan legal. Salah satu rencana yang diajukan berada di sekitar belakang koperasi depan kantor kelurahan, meski realisasinya masih menunggu keputusan lebih lanjut.

Asef berharap solusi jangka panjang dapat segera terwujud agar pengelolaan sampah lebih tertata dan tidak memicu polemik di masyarakat. Ia juga mengingatkan warga untuk menaati jam pembuangan sampah yang telah ditetapkan, yakni pukul 18.00 hingga 06.00 Wita, guna mencegah penumpukan di siang hari yang berpotensi menimbulkan bau dan gangguan lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kedisiplinan dan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....